Senin, 07 Februari 2022

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar

Pepatah berbunyi malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih mungki merupakan pepatah yang tepat untuk menggambarkan kejadian ini. Seorang pria di Amerika Serikat (AS) mendapatkan untung besar. Dilansir dari Associated Press, Rabu (15/7/2020), dia memenangkan hadiah lotere sebesar 2 juta dollar AS atau setara Rp 29,6 miliar di Michigan Lottery. Padahal, tiket yang dia beli mulanya adalah tiket yang salah. Kejadian bermula saat pria dari pinggiran Detroit, AS, tersebut mampir di stasiun pengisian bahan bakar.

Awalnya dia hanya mengisi tekanan udara di ban kendaraannya. Setelah tekanan udara di ban kendaraannya dirasa pas, dia lalu membayar jasa tersebut kepada klerek. Karena pecahan uang yang diberikannya adalah pecahan bernilai besar, maka dia mendapatkan kembalian. Saat mendapatkan kembalian dari kasir, entah apa yang mendorongnya sehingga dia membeli sebuah tiket lotere senilai 10 dollar AS atau setara Rp 148.440. “Namun klerek tersebut salah dan memberikan saya tiket lotere senilai 20 dollar AS [Rp 296.881],” kata pria tersebut.

Klerek tersebut lalu menawarkan untuk mengganti tiket lotere karena salah. Namun dia mendapat dorongan lagi untuk membayar saja tiket yang salah tersebut. Tak disangka dia rupanya memenangkan hadiah tersebut. “Tentu saja saya sangat senang sekali. Sungguh," kata pria tersebut melalui pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak lotere. Tapi, menurut pihak lotere, sang pria itu hanya mengambil hadiah senilai 1,3 juta dollar AS atau Rp 19,2 miliar dari pada mengambil hadiah itu sepenuhnya. Pihak lotere tidak merilis identitas pria tersebut.

Tak Sengaja Beli 2 Tiket, Pria Ini Malah Menang Lotre Rp 29 Miliar

Tak Sengaja Beli 2 Tiket, Pria Ini Malah Menang Lotre Rp 29 Miliar

Seorang pria dari Michigan, Amerika Serikat (AS), berhasil memenangi lotre 2 juta dollar AS (Rp 29 miliar) dari dua tiket lotre yang dibelinya. Pria bernama Samir Mazahem (56) tersebut mengatakan kepada petugas Michigan Lottery bahwa secara tidak sengaja membeli dua tiket yang sama. Awalnya, dia membeli satu tiket lotre Mega Millions yang akan diundi pada 9 Juni melalui aplikasi pembelian tiket lotre secara online.

"Saya online dan membeli tiket menggunakan angka yang merupakan ulang tahun keluarga," kata Mazahem sebagaimana dilansir dari United Press International, Jumat (23/10/2020). Namun, dia lupa menyimpan angka tiket lotrenya sebagai favorit di aplikasi. Jadi dia masuk lagi ke aplikasi pembelian tiket lotre tersebut. Namun yang tidak dia duga adalah, ketika dia masuk aplikasi tersebut, Mazahem malah membeli tiket lotre dengan angka yang sama seperti sebelumnya.

"Yang tidak saya sadari, itu artinya saya akan membeli tiket kedua dengan nomor yang sama. Begitu saya tahu saya telah membeli dua tiket dengan nomor yang sama, saya sedikit kecewa tetapi tidak terlalu memikirkannya," kata Mazahem. Kendati demikian, kesalahan tersebut justru membuatnya untung dua kali lipat. Dia mendapatkan hadiah 1 juta dollar AS (Rp 14,5 miliar) untuk masing-masing tiketnya.

"Baru-baru ini saya masuk ke aplikasi untuk memeriksa beberapa tiket yang telah saya beli, dan saat itulah saya melihat saya memiliki dua hadiah senilai 1 juta dollar AS yang tertunda,” sambung Mazahem. Dia mengaku terpana ketika melihat bahwa dia memenangkan hadiah lotre. Butuh waktu beberapa hari hingga dia benar-benar yakin bahwa dia telah memenangkan hadiah tersebut.

Mazahem menambahkan bahwa dia berencana untuk membeli rumah baru dengan hadiahnya tersebut dan menyimpan sisanya ke tabungan. "Kemenangan itu mengasyikkan dan memberi saya kenyamanan karena mengetahui bahwa ketika saya pensiun, saya akan memiliki uang di bank," kata Mazahem.

Mencari Tempat Terbaik Bermain Bandar Judi Lotere Online Terpercaya

Mencari Tempat Terbaik Bermain Bandar Judi Lotere Online Terpercaya

Permainan judi online terpercaya lotere taruhan uang asli memang amat menarik untuk dimainkan dan Anda bisa menikmatinya secara maksimal. Syaratnya, temukan tempat terbaik untuk bertaruh terlebih dahulu. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi internet telah memberikan pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Ini termasuk pada aspek komunikasi, perdagangan, hiburan, dan lain sebagainya. Banyak hal yang kini bisa dilakukan secara online termasuk membeli dan memasang bandar taruhan judi lotere online terpercaya! Lotre online dari seluruh dunia sekarang terbuka untuk siapa saja. Anda bahkan tidak perlu meninggalkan sofa nyaman Anda ketika membeli tiket keberuntungan tersebut. Alih-alih berpegang pada game lotere lama yang sudah ketinggalan jaman, Anda sekarang dapat bermain di lotre di ranah yang lebih luas dengan hadiah yang lebih besar.

Banyak Tempat Bermain Agen Judi Lotre Online Mobile Uang Asli

Cara terbaik untuk bermain judi online terpercaya lotre adalah memilih tempat atau jasa yang tepat. Ada banyak situs judi lotre online yang tersedia di negara berbeda dan mereka menawarkan jackpot yang lebih besar. Nama pertama yang muncul adalah El Gordo yang berasal dari negara Spanyol. Sudah dapat dipastikan bahwa setiap situs judi lotre online di dunia online sekarang menawarkan taruhan El Gordo. Faktanya, ini merupakan daftar agen judi lotere online terbesar uang asli di Spanyol dan bisa dibilang salah satu yang terbesar di dunia. Jika mayoritas permainan lotre lain berhadiah ratusan juta Dollar, El Gordo menawarkan hadiah utama (jackpot) hingga $3! Tidak hanya memiliki nominal hadiah terbesar, mereka juga menawarkan permainan judi lotere bebas pajak yang beroperasi di Eropa. Dalam permainan judi lotere Spanyol ini, Anda membeli bagian kartu atau tiket (biasanya sepersepuluh) yang bertuliskan angka. Anda kemudian menunggu undian dan berharap supaya nomor-nomor pilihan Anda keluar sebagai pemenang. Nama kedua yang muncul sebagai penyedia permainan judi online terpercaya lotre terbaik adalah EuroMillions. Mereka memiliki status sebagai salah satu permainan lotere mobile terbesar di Eropa.

Sudah banyak pemain yang berhasil mendapatkan jackpot di sana. Nama yang paling terkenal adalah Dolores McNamara yang berhasil mengantongi kemenangan sekitar $ 152 juta. Ini menjadi rekor pembayaran terbesar di dunia hingga saat ini. Keunggulan lain yang dimiliki oleh EuroMillions adalah bebas pajak. Hadiah atau hasil kemenangan para pemain akan diberikan secara langsung dan sekaligus tanpa ada penundaan sama sekali. Bukankah ini hebat? Lalu, mana lagi tempat yang bagus dan menguntungkan untuk bermain judi online terpercaya lotre? Mega Millions dan Powerball adalah pilihan selanjutnya. Keduanya berasal dan Amerika Serikat dan berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu yang terbaik. Meskipun para pemain harus membayar pajak dan mendapat potongan hasil kemenangan, mereka tak pernah menyesal bermain di bandar tersebut. Dua kemenangan jackpot terbesar hingga di sana saat ini adalah $390 juta dan $363 juta.

Alternatif pilihan lain adalah SuperEnalotto. Meskipun memberikan jumlah jackpot yang lebih kecil dibandingkan nama-nama di atas, permainan judi lotere online asal Italia ini memiliki popularitas yang cukup bagus. Terlebih, para pemenang tidak perlu membayar pajak atau biaya lainnya. Jackpot terakhir mereka berhasil dimenangkan di tahun 2008 dengan kemenangan sebesar $127 juta. Apakah Anda berminat bergabung di sana? Judi lotre memiliki tingkat kemudahan yang samaa dengan permainan-permainan kasino online yang berbasis keberuntungan lain. Selain itu, para pemain tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk menikmati game ini. Jika Anda memiliki uang sebesar satu juta, maka ini cukup untuk bermain 20 kali di bandar-bandar judi lotere online terpercaya yang sudah dibahas sebelumnya. Hadiah jackpot masih terbuka lebar untuk siapa saja!

Pegawai Bank Bobol Rekening Nasabah Rp 1,6 Miliar untuk Judi "Online"

Pegawai Bank Bobol Rekening Nasabah Rp 1,6 Miliar untuk Judi "Online"

Seorang pegawai Bank Kalbar bernama Ikadiah Marles ditangkap aparat dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalbar. Dia diduga menyelewengkan dana milik nasabah senilai Rp 1,6 miliar. Ikadiah ditangkap setelah pihak bank melaporkan kasus itu kepada polisi pada 25 Agustus 2015. Direktur Kepatuhan Bank Kalbar Musafir mengatakan, kasus tersebut terungkap karena adanya laporan dari nasabah yang mengeluh soal saldo di rekeningnya yang berkurang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak bank kemudian melakukan audit menyeluruh pada tanggal 14 Agustus 2015. Hasilnya, ada temuan indikasi penyimpangan di Kantor Cabang Pembantu (Kancapem) Entikong. "Ini berarti Bank Kalbar tidak sama sekali menutup-nutupi kejadian tersebut. Seluruh dana milik nasabah, satu rupiah pun, tidak akan dirugikan dan akan dikembalikan secara utuh oleh pihak bank sebagai jaminan perlindungan. Saat ini, aset yang dimiliki oknum tersebut sedang ditelusuri," ujar Musafir, Jumat (4/9/2015).

Pegawai tersebut adalah karyawan di bagian pelayanan konsumen (customer service) yang biasa melayani pembuatan rekening dan kartu ATM. Oknum pegawai itu pun baru dua tahun bekerja di Bank Kalbar, Kancapem Entikong. Direktur Ditreskrimsus Polda Kalbar Kombes Agus Nugroho mengatakan, saat ini laporan dari pihak Bank Kalbar tersebut sudah dalam penanganan kepolisian. Saat melaporkan, pihak bank membawa serta tersangka berikut barang bukti yang diperoleh berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh Bank Kalbar pusat.

Barang bukti yang diamankan sebagai bahan penyelidikan di antaranya sejumlah berkas, buku rekening, 24 kartu ATM Bank Kalbar, satu kartu ATM Bank Mandiri, dan berkas audit. Dari penyelidikan sementara, penggelapan tersebut dilakukan terhadap 54 nasabah. Ikadiah Marles mengaku, perbuatan tersebut dilakukan karena kegemarannya bermain judi online. Aksi penggelapan dana milik nasabah itu pun bahkan sudah dilakukan sejak bulan Februari 2015 yang lalu. "Namun, ini masih kami dalami lagi, termasuk memeriksa istri tersangka," kata Agus.

Sedang Jaga Warung Kopi, Bandar Judi "Online" Diringkus Polisi

Sedang Jaga Warung Kopi, Bandar Judi "Online" Diringkus Polisi

Riki Nainggolan, pemilik warung kopi kecil di Kranji, Bekasi, diringkus polisi ketika sedang menjaga warungnya pada Jumat (24/7/2015) dini hari tadi. Riki ditangkap karena menjadi bandar judi online. "Dia sedang menjaga warung kopinya waktu polisi menangkap," ujar Kepala Sub-bagian Hubungan Masyarakat Polresta Bekasi Kota Ajun Komisaris Siswo kepada Kompas.com. Siswo mengatakan, ketika ditangkap, Riki sedang mengumpulkan taruhan-taruhan berupa nomor yang dikirim oleh pelanggannya. Semua nomor togel yang dikirim akan masuk ke telepon seluler Riki.

Tugas Riki adalah mencatat nomor-nomor tersebut untuk diadu dalam sebuah situs judi online. Akan tetapi, malam itu aktivitasnya terganggu. Sebab, polisi berhasil menangkapnya. Siswo mengatakan, polisi mengamankan barang bukti berupa nomor-nomor taruhan itu yang terdapat dalam folder SMS ponsel Riki. Selain itu, mereka juga menyita uang yang dimiliki Riki sebesar Rp 180.000. Siswo mengatakan, memang banyak kasus judi online di kalangan masyarakat. "Kanit reskrim di polsek-polsek kami akan terus mencari mereka," ujar Siswo.

Telusuri Judi "Online", Polri Temukan 360 Situs dan 460 Rekening Bank

Telusuri Judi "Online", Polri Temukan 360 Situs dan 460 Rekening Bank

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri menemukan 360 situs yang selama ini digunakan sebagai sarana perjudian online. Rata-rata nilai transaksi yang dilakukan dalam praktik judi online diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. "Pada pekan lalu, kami menugaskan 22 anggota untuk melakukan cyber patrol. Hasilnya, kita temukan ada 360 situs yang melaksanakan permainan judi, misalnya sport, kasino, lotre, poker, dan judi bola," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Victor Edison Simanjuntak di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/5/2015). Viktor mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk selanjutnya dilakukan pemblokiran terhadap 360 situs yang ditemukan.

Selain itu, dalam penelusuran, penyidik juga menemukan 460 rekening bank yang digunakan para pemain dan bandar judi sebagai media transaksi. Menurut Viktor, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk selanjutnya menunda setiap proses transaksi terhadap 460 rekening bank. Hingga saat ini, belum ada pihak-pihak yang melapor pasca-dilakukan pemblokiran.

Viktor mengatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus perjudian online. Hingga saat ini, belum ada satu pun saksi dan tersangka yang diperiksa dalam kasus ini. Jika ditemukan, pemilik situs dan bandar judi online akan dikenakan pasal pidana dalam Pasal 303 KUHP, Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008, dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Tersangka akan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. "Polres setempat akan kita minta untuk selidiki pemilik rekening dan alamat bandarnya. Kalau ternyata pemilik fiktif atau dipanggil tidak datang, rekening tersebut akan diproses dan diberikan kepada negara. Ini akan kita lakukan terus sampai tidak ada judi online," kata Viktor.

Ketagihan Judi "Online", Seorang Karyawan Gelapkan Uang Perusahaan

Ketagihan Judi "Online", Seorang Karyawan Gelapkan Uang Perusahaan

Polisi menangkap Wisnu Groho (28), warga Desa Tanjungrejo RT 6 RW 1, Kecamatan Wirosari, Grobogan. Pemuda yang menjadi buron selama empat bulan karena diduga melarikan uang milik perusahaannya itu ditangkap aparat Polres Demak di depan SPBU Katonsari, saat melarikan diri ke Kudus, Kamis (9/7/2015) siang. Tersangka yang dikenal licin dan sering berpindah tempat ini diringkus polisi setelah keberadaannya terlacak GPS. Akibat perbuatannya, UD Karya Jati, perusahaan tempat tersangka bekerja, rugi sebesar Rp 170 juta.

Kasatreskrim Polres Demak AKP Philip Samosir mengatakan, tersangka yang merupakan staf pemasaran perusahaan itu sering berpindah tempat kos di wilayah Semarang sehingga sulit ditemukan. Selain itu, tersangka juga sering mematikan telepon selulernya sehingga keberadaannya sulit dilacak. "Tersangka ini juga sempat mondok selama sebulan di salah satu pondok pesantren di wilayah Gunungpati, Semarang," ungkap AKP Philip.

Berkat GPS, lanjut AKP Philip, lokasi tersangka bisa diketahui. Saat berada di seputar SPBU Katonsari, Demak, petugas langsung menyergap dan menangkapnya. Dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti, antara lain sepeda motor Yamaha Vixion, dokumen dan kuitansi tagihan, buku tabungan, serta senjata air-soft gun model AK 47. "Tersangka kami jerat dengan Pasal 379 a KUHP tentang penggelapan dalam jabatan, yang ancamannya lima tahun penjara," ungkap AKP Philip. "Senjata ini untuk apa, masih kami dalami," tambahnya.

Sementara itu, tersangka Wisnu mengaku nekat menggelapkan uang perusahaan karena dia kalah dalam permainan judi online. Sekali pasang, dia yang ketagihan judi online jenis dadu ini menghabiskan uang sebanyak Rp 5 juta-Rp 10 juta. "Uang tagihan dari toko itu saya pakai untuk pasang judi online hingga jumlahnya mencapai Rp 170 juta," kata Wisnu. "Saya takut tidak dapat mengembalikan uangnya, makanya pergi untuk mencari uang," tambahnya.

Buron Empat Bulan, Bos Togel dan Judi "Online" Ditangkap di Jakarta

Buron Empat Bulan, Bos Togel dan Judi "Online" Ditangkap di Jakarta

Upaya pelarian YH, bos bisnis judi kupon putih atau togel dan bola online berakhir. Selama empat bulan terakhir, YH melarikan dari dari kejaran polisi dan sebelum ditangkap di Jakarta, Selasa (22/9/2015). Wakasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Kemas Abdul Aziz mengatakan, untuk menangkap YH, polisi harus melakukan penyelidikan mendalam untuk mencari keberadaannya. Setelah mengumpulkan sejumlah petunjuk, akhirnya tim Jatantras terbang ke Jakarta untuk menangkap tersangka. “Tersangka ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Barat, barang bukti yang berhasil diamankan hanya alat telekomunikasi yang terdapat data transaksi perjudian,” kata Aziz.

Dari hasil pemeriksaan tersangka dan pengembangan sebelumnya, diketahui YH merupakan pemodal yang menjalankan bisnis kupon putih dan judi online. Bisnis judi ini dijalankan sejak 2010 yang diduga beromset lebih dari Rp 1 miliar per tahun. Dalam menjalankan bisnis haram tersebut, YH selain sebagai pemodal, juga berperan sebagai perekap data. “Modusnya, pelanggan pesan nomor melalui pesan singkat, YH mencatat. Jika sudah pada waktunya, ada pelanggan yang nomornya kena, maka uangnya akan ditransfer melalui bank,” papar Azis.

Digulung, Kawanan Bandar Judi "Online" Beromzet Rp 2 Miliar Per Hari

Digulung, Kawanan Bandar Judi "Online" Beromzet Rp 2 Miliar Per Hari

Kawanan operator judi bola online asal Sidoarjo, Jawa Timur, digulung aparat dari tim Cyber Crime Polda Jatim. Dalam sehari, mereka bisa mengumpulkan uang lebih dari Rp 2 miliar. ST alias Sabel, WC alias Gondol, DH alias Tet, dan MS dibekuk di markasnya akhir pekan lalu di Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Selain mengamankan empat pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 5 juta lebih, 2 buah kartu ATM, 4 lembar bukti transfer, 8 ponsel, 1 unit laptop, dan kertas rekapan hasil pertandingan.

Menurut Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Nurrachman, pelaku membuka bursa taruhan pertandingan bola lokal maupun luar negeri melalui alamat website. "Pada pertandingan besar, bisa sampai Rp 2 miliar yang dikumpulkan dari para penombok lewat transfer bank," kata dia. Sebenarnya, ada lima operator judi bola via online tersebut, tetapi yang satunya kabur saat hendak ditangkap.

Hingga kini, seorang operator tersebut masih diburu. Bukan hanya judi bola yang dijalankan, berdasarkan pendalaman polisi, kawanan itu juga menjalankan judi togel via online melalui alamat website yang sama. "Setoran terendah untuk judi togel Rp 10.000, tetapi kalau judi bola tidak terbatas nilainya," ujar Nurrachman. Kawanan bandar tersebut dijerat Pasal 27 ayat (2) dan Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang. Ancamannya ialah hukuman penjara di atas lima tahun.

Ditangkap, Bandar Judi Bola "Online" Berpenghasilan Rp 500 Juta Per Bulan

Ditangkap, Bandar Judi Bola "Online" Berpenghasilan Rp 500 Juta Per Bulan

Bandar judi online, Tan Handoko (41), ditangkap Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Selasa (10/11/2015). Dari bisnisnya itu, Tan berpenghasilan ratusan juta per bulan. "Tan Handoko ini memanfaatkan judi bola dengan user agent website www.ibc.com," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Eko Hadi Santoso di Jakarta, Rabu (11/11/2015). Dalam aksinya, Tan membuka tawaran untuk berjudi di situsnya. Biasanya, para pejudi akan bertaruh di tempatnya. "Per bulan dia bisa capai Rp 500 juta," kata Eko.

Tan disinyalir juga melakukan pencucian uang dari hasil judi tersebut. Dari tangan Tan, polisi menyita satu unit laptop, tiga unit token key BCA, satu buku tabungan Bank BCA, dan dua unit HP. Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus perjudian tersebut. Kuat dugaan Tan tidak melakukan seorang diri. Tan sendiri dikenakan Pasal 303 KUHP dan atau Pasal 5 ayat 1 juncto Pasal 2 ayat 1 huruf t dan z UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Terkait Judi "Online", 48 WNA Asal China dan Taiwan Diamankan

Terkait Judi "Online", 48 WNA Asal China dan Taiwan Diamankan

Petugas Imigrasi Ngurah Rai kembali mengamankan 48 orang warga negara asing, yaitu 47 warga asal Tiongkok (RRT) dan 1 warga asal Taiwan karena diduga melakukan kegiatan perjudian online. Sebanyak 13 perempuan dan 35 laki-laki itu ditangkap di Villa Bali Resident, Jalan Goa Gong jonir 5 Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kamis (20/8/2015). "Kalau modusnya, kami perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan alasan yang pasti karena penangkapannya baru kemaren. Saya yakin mereka tidak hanya beroperasi di Indonesia tapi juga di negara-negara lain," kata Plt Kakanim Kelas 1 Khusus Ngurah Rai, Tieldwight Sabaru, Jumat (21/8/2015).

Sabaru juga menyampaikan bahwa saat penangkapan dilakukan penangkapan, sebagian dari mereka berusaha kabur tetapi bisa dicegah berkat kesigapan petugas. Bahkan ada yang mengalami cedera kaki karena melompat pagar setinggi tujuh meter. Sebagian besar dari mereka tidak melengkapi dokumen keimigrasian dan adabyang menyalahgunakan visa kunjungan.

"Saat penangkapan, di satu ruangan ditemukan pemeriksaan dan ditemukan berbagai alat komunikasi berupa komputer jinjing, modem, telepon seluler dan peralatan pendukung lainnya untuk operasional perjudian online. Sebagian besar peralatan tersebut dibawa dari negara asalnya. Mereka kan tiba di Bali tidak secara bersamaan, mereka berangkat sendiri-sendiri," tambahnya.

Barang bukti yang diamankan berupa papan tulis yang menggunakan huruf China, 35 unit komputer jinjing, printer, 85 unit mobile wifi, 27 unit telepon seluler, 3 unit kotak telepon, 1 unit CCTV, 59 modem, 41 unit wireles terminal, 4 unit flasdish, 2 unit memori card, satu bundel buku catatan, pemotong kertas dan 26 paspor yang terdiri dari 25 paspor asal Tiongkok dan 1 paspor Taiwan. Sementara itu, 22 paspor lainnya belum ditemukan.

Bandar Judi "Online" Beromzet Rp 1 Miliar Per Bulan Ditangkap

Bandar Judi "Online" Beromzet Rp 1 Miliar Per Bulan Ditangkap

Bandar judi online, AE alias A (45) ditangkap Unit V Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Omzet AE dalam per bulan mencapai Rp 1 miliar. "Tersangka bergerak di judi bola online judi bola togel Singapura," kata Kasubdit Resmob AKBP Eko Hadi Santoso kepada Kompas.com, Selasa (9/2/2016). AE menyelenggarakan judi bola online lewat situs www.ibc.com dan togel Singapura lewat situs www.horey4d.com. Di tempat keduanya, AE memiiliki akun user level agen.

"Bisa dibilang sekelas bandar," kata Kanit V Subdit Resmob Kompol Hadi Zusen. Menurut pengakuan AE, ia sudah menjalankan aktivitas sebagai bandar judi online sejak Desember 2015. Ia bertempat di Jalan Kenari, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Dalan satu bulan tersebut, ia mengaku meraup untuk miliaran. "Per bulan dia bisa kantongin uang hasil judi sekitar Rp 1 miliar," kata Handik melanjutkan, AE bukan pemain baru. Sebelumnya ia juga pernah ditangkap dan dijebloskan ke penjara lantaran sebagai bandar judi bola dan togel secara konvensional pada tahun 2007 silam.

"Kemarin divonis empat bulan. Sekarang dia kita tangkap lagi karena judi," kata Handik. Untuk memberatkan, polisi tidak hanya menjerat AE dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian. AE juga akan dijerat dengan pasal 5 ayat 1 juncto pasal 2 ayat 1 huruf t dan z UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman pidana empat tahun penjara.

Polisi Bekuk Pengelola Warnet Judi "Online" Beromzet Puluhan Juta

Polisi Bekuk Pengelola Warnet Judi "Online" Beromzet Puluhan Juta

Polisi membekuk pengelola warnet yang merupakan agen judi online SBOBET di Jakarta Pusat. Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Yusef Gunawan mengatakan, lima karyawan warnet dan sembilan pemain judi online diamankan pada Kamis (19/1/2017) sekitar pukul 22.00. "Modus operandi dari kelompok pelaku ini adalah menyediakan jasa dan sarana untuk bermain judi. Jenis permainan judi yang dimainkan adalah poker, bola, bakarat, koprok, yang ada di dalam website SBOBET," kata Yusef di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/1/2017). Cara beroperasinya, kata dia, pada saat pemain akan bermain, bandar akan membuatkan akun judi kemudian melakukan pengisian deposit ke akun tersebut senilai dengan uang tunai yang diserahkan oleh pemain.

Warnet ini dimiliki A yang kini buron. Untuk mengelola warnet ini, A mengerahkan anak buahnya. Ada TNS (56) yang bertugas sebagai manajer yang menjalankan bisnis judi dan membayar gaji karyawan. Ada pula TK (53) yang bertugas sebagai penjaga pintu dan keamanan, IW (17) dan LA (15) bertugas mengisi Deposit akun judi, dan MT (41) bertugas sebagai penjaga billing internet atau kasir atas penggunaan komputer untuk internet atau judi online.

Mereka beroperasi di rumah A, yang terdiri dari tiga lantai. Adapun lantai 1 dan 2 digunakan oleh pelaku sebagai warnet dan lantai yang ketiga digunakan sebagai tempat istirahat. Dalam menyembunyikan aktivitas terlarang ini, pemilik rumah memasang tiga pintu untuk mengakses warnet. Polisi mengamankan 26 komputer, router, modem, printer, server, buku rekapan, ATM, dan uang tunai Rp 3,3 juta.

"Jika dilihat dari jumlah komputer yang dimiliki dan data histori yang berada pada alat yang digunakan oleh pelaku untuk menyediakan permainan judi, omzet kelompok pelaku judi online ini diperkirakan Rp 30 sampai 60 juta per hari," kata Yusef. Pasal yang dikenakan kepada pelaku adalah Pasal 27 ayat (2) jo Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau pasal 3, 4, 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dan atau Pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Ancaman hukumannya mencapai enam tahun penjara.

Warnet di Medan Jadi Sarang Judi "Online", 7 Orang Diamankan Polisi

Warnet di Medan Jadi Sarang Judi "Online", 7 Orang Diamankan Polisi

Sebuah warung internet (warnet) yang berada di Jalan Perjuangan, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, digerebek Polrestabes Medan karena diduga menjadi sarang judi online, Rabu (1/2/2017).

Alhasil, tujuh orang yang terdiri dari pemain, operator merangkap bandar judi berinisial H alias Ketet, beserta empat unit monitor dan CPU diboyong ke Mapolrestabes Medan. Penggerebekan tersebut bermula dari informasi di lapangan yang menerima diterima polisi lalu ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan penggerebekan.

"Baru saja digerebek, semua pemain ditangkap polisi. Tiba-tiba polisi datang, terus menangkap orang itu. Habis diperiksa, semuanya dibawa masuk ke dalam mobil," kata warga sekitar yang melihat kejadian. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Febriansyah membenarkan penggerebekan tersebut.

Namun dia belum bisa memberikan keterangan karena pihaknya masih melakukan pemeriksaan. Pantauan di lapangan, ketujuh orang yang diamankan setibanya di Polrestabes Medan langsung digiring ke lantai dua gedung Satres Narkoba. Mereka didampingi polisi berpakaian preman menuju ruang pemeriksaan.

Ketagihan Judi "Online", Seorang Pria Curi Motor Teman-temannya

Ketagihan Judi "Online", Seorang Pria Curi Motor Teman-temannya

Ketagihan judi online, warga Baturetno, Banguntapan, Bantul berinisial RC (21) tega mencuri sepeda motor milik teman-temannya sendiri. Motor-motor tersebut di gadaikan oleh RC sebesar Rp 3 juta. "RC dan korban sebenarnya saling kenal, karena teman sejak SMA," ujar Kapolsek Mlati Kompol Yugi Bayu, Rabu (1/11/2017). September silam, tersangka RC berkunjung ke rumah korban di daerah Mlati, Sleman. Setelah berbincang-bincang, tanpa menaruh curiga korban pamit masuk ke dalam rumah untuk mandi. Melihat situasi sepi, tersangka RC masuk ke dalam rumah dan mengambil kunci sepeda motor. Setelah itu, RC membawa lari sepeda motor jenis matic milik temannya semasa SMA tersebut. "Tersangka RC membawa lari motor, tapi tidak menyadari kalau ada kerabat korban yang melihat," tegasnya.

Sehabis mandi, korban mendapati sepeda motor miliknya raib dan temanya RC sudah tidak ada. Kerabat yang melihat korban kebingungan, memberitahu jika sepeda motor dibawa oleh seorang pria. Korban lantas melaporkan aksi pencurian tersebut ke Polsek Mlati. Mendapat laporan, Polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap RC di daerah Kota Yogyakarta. "Ada laporan langsung dilakukan tindak lanjut dan yang bersangkutan berhasil kita tangkap di daerah Kotagede," tegasnya. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Mlati, Iptu Dandung Pratidina menambahkan, dari hasil pengembangan, RC ternyata sudah melakukan aksinya sebanyak empat kali. "Tersangka sejauh ini sudah mendapatkan empat motor," ungkapnya.

Korban yang motornya dicuri, semuanya adalah milik teman-teman RC sendiri. Modusnya tersangka RC main ke rumah lalu mengambil kunci dan membawa kabur sepeda motor. "Modus lainnya tersangka RC pura-pura pinjam motor milik temannya," tuturnya. Sepeda motor yang dicuri oleh RC lantas digadai. Satu sepeda motor digadai dengan harga Rp 3 juta. "Digadai oleh RC, tapi tidak di satu tempat saja," ucapnya. Tersangka RC mengaku belum lama ini main judi online dan ketagihan. Sehingga uang mengadaikan sepeda motor digunakan untuk judi online. "Semua saya gunakan untuk judi online," ujarnya Dari tangan tersangka RC, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa empat sepeda motor. Tersangka RC saat ini ditahan di Mapolsek Mlati untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Demi Lunasi Utang Judi "Online", AM Bunuh Neneknya di Tangerang

Demi Lunasi Utang Judi "Online", AM Bunuh Neneknya di Tangerang

Polres Metro Tangerang mengungkap kematian Amsah (85) yang ternyata dibunuh cucunya sendiri, AM (23). AM mengaku membunuh neneknya karena terpergok saat mengambil perhiasaan untuk melunasi utang judi online. "Setelah dilakukan autopsi, diketahui korban ini dibunuh dengan cara dibekap menggunakan bantal saat memergoki cucunya mengambil perhiasan milikinya," ujar Wakapolrestro Tangerang, AKBP Harley Silalahi, Rabu (6/6/2018). Harley menjelaskan, AM mencuri perhiasan milik neneknya yang tersimpan dalam kamar di kediamannya RT 01/ RW 05, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Tangerang dengan cara menyusup melalui atap.

Melihat korban tertidur, AM mulai melakukan aksinya dengan menggasak seluruh perhiasan milik sang nenek. "Saat itu, korban mendadak bangun dan memergoki pelaku. Pelaku yang panik pun langsung membekap korban hingga tewas," ucapnya. Alhasil, korban pun langsung memakamkan korban pada 21 Mei 2018 dengan alasan nenek Amsah sakit hingga akhirnya meninggal. Namun, keluarga curiga lantaran perhiasan milik korban hilang. "Perhiasan korban hilang dan itu mendasari kecurigaan keluarga sampai akhirnya melapor ke kami dan dilakukan pembongkaran," kata Harley.

AM telah menjual perhiasan emas milik neneknya ke salah satu pasar di Tangerang dengan nilai puluhan juta rupiah. Uang tersebut ia gunakan untuk melunasi utang judi online. "Pelaku dijerat dengan Pasal 338 dan 365 dengan hukuman di atas 5 tahun penjara," lanjut Harley.

Duit Lotere di China untuk Bina Pemuda

Duit Lotere di China untuk Bina Pemuda

Hajat besar pemerintah China tahun ini adalah pembangunan pusat pembinaan kaum muda di seantero negeri. Menurut warta Xinhua pada Sabtu (27/4/2013), jumlah pusat pembinaan itu ada 2.000 unit. Tak tanggung-tanggung, kata pernyataan Kantor Urusan Sipil Komite Sentral Partai Komunis China (PKC), Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pendidikan, pusat pembinaan itu bakal beroperasi pada akhir September 2013. Dana pembangunan diambil dari duit lotere.

Catatan menunjukkan sejak 2011-2015, pemerintah China merencanakan dana 2,45 miliar yuan atau setara 397 juta dollar AS dari lotere. Uang sebanyak itu dipakai untuk membangun 8.000 pusat pembinaan kaum muda. Pusat pembinaan itu menyasar anak-anak muda kawasan pinggir kota mendapatkan kesempatan aktivitas fisik dan pendidikan di luar sekolah. "Saat ini, 3.400 pusat pendidikan sudah selesai dibangun,"kata pernyataan itu. Ketiga pihak juga mengajak departemen terkait untuk kontrol pendanaan, pelatihan guru, dan subsidi pembangunan.

Australia Demam Lotere 100 Juta Dollar

Australia Demam Lotere 100 Juta Dollar

Berbagai tempat penjualan lotere di Australia tampaknya bakal dipenuhi antrian sebelum hari Selasa (6/11/2012) malam, karena hadiah yang ditawarkan adalah 100 juta dolar (hampir 1 triliun rupiah). Jackpot OzLotto yang diputar seminggu sekali tersebut mencapai angka 100 juta, setelah hadiah 70 juta dolar minggu lalu tidak ada pemenangnya. Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L. Sastra Wijaya, bila hari Selasa nanti ada pemenangnya, maka ini akan menjadi salah satu pemenang lotere terbesar di Australia.

Pemenang lotere terbesar sebelumnya adalah dua pemenang yang harus berbagi jackpot 106.5 juta dolar yang diputar bulan Juni 2009. Menurut perkiraan, sampai menjelang pemutaran nomor hari Selasa malam, sekitar 7.5 juta tiket lotere bakal terjual. Namun, peluang untuk mendapatkan hadiah 100 juta itu adalah satu berbanding 45 juta. Dalam permainan Ozlotto ini, mesin akan memutar dan mengeluarkan 9 angka, 7 angka pertama disebut "angka untuk menang" dan 2 angka lagi sebagai angka tambahan. Pembeli harus memilih 7 nomor dari angka 1 sampai 45.

Pemenang jackpot adalah mereka yang bisa menebak dengan benar 7 angka pertama yang disebut angka untuk menang tersebut. Bila pembeli tidak menang jackpot, masih ada berbagai kombinasi angka lain dengan hadiah uang lebih kecil. Bagaimana menebak angka lotere yang akan keluar? Menurut ahli matematika Prof Dann Mallett dari Queensland University of Technology, peluang semua angka untuk muncul sebenarnya sama, walau dalam kenyataan, para pembeli biasanya banyak berkonsentrasi ke angka antara 1 sampai 30.

Angka 1-30 ini karena biasanya berhubungan dengan tanggal kelahiran, perkawinan, dan semacamnya. Juga ada kecenderungan di kalangan pembeli untuk menebak angka secara berturut-turut. "Jadi jarang sekali, orang membeli angka berurutan, karena mereka berpikiran angka itu tidak mungkin keluar, padahal sebenarnya peluangnya sama saja." kata Prof Dann Malllett seperti dilaporkan harian The Courier Mail, Sabtu (3/11/2012).

Namun, menurut statistik yang dikeluarkan oleh OzLotto, angka yang paling sering muncul sejak tahun 2005 adalah 25 dan 27, dengan angka 30 paling jarang. Mungkin karena orang Australia tidak banyak yang percaya dengan mimpi dan hal-hal berbau tahyul, dalam memilih angka lotere, 60 persen menyerahkan kepada komputer di mesin penjual bernama QuickPicks untuk memilihkan nomor yang mereka beli. Menurut Prof Mallet, satu-satunya cara untuk memperbesar peluang menang adalah membeli lebih banyak. Dan cara yang paling mudah adalah membentuk sindikat, bersama orang lain. Dengan begitu, peluang lebih besar dan ongkosnya lebih murah walau tentu kalau menang, hadiahnya juga akan dibagi.

Tipu Perusahaan Lotere Singapura, WNI Dibui 4 Tahun

Tipu Perusahaan Lotere Singapura, WNI Dibui 4 Tahun

Seorang WNI bernama Ricky Widjaja dijatuhi hukuman penjara empat tahun setelah terbukti bersalah menipu sebuah perusahaan lotere Singapura, Singapore Pools. Demikian dikabarkan harian The Straits Times, Jumat (3/7/2015). Pria berumur 26 itu terbukti melakukan penipuan sebesar 200.000 dolar Singapura atu sekitar Rp 2 miliar. Ricky yang bekerja sebagai salah satu trader bisnis taruhan olahraga di perusahaan lotere itu tak bekerja sendirian dalam melakuan aksinya.

Dia bekerja sama dengan seorang rekannya, Thomas Tong Heng Huat untuk memanipulasi football odds yang merupakan nilai koefisien dari sebuah taruhan pertandingan olahraga. Football Odds biasanya dipatok dengan angka dan menggunakan tanda plus minus. Umumnya dalam pertandingan sepakbola, semakin tinggi nilai odds berarti tim tersebut diunggulkan untuk menang.

Kedua pelaku ini dengan "cerdik" berhasil menipu perusahaan besar ini melalui program komputer bernama Margin Maker 2 (MM2). Dengan menggunakan program ini, mereka berhasil memanipulasi odds sejumlah pertandingan sepak bola internasional. Dengan cara ini, Ricky dan Thomas saling bergantian bekerja. Saat Ricky sedang bekerja, maka Thomas yang memasang taruhan yang sudah diatur sedemikian rupa untuk memastikan Singapore Pool selalu kalah.

Penipuan ini secara luar biasa tidak terdeteksi selama lima bulan, sehingga Ricky dan Thomas berhasil memenangkan 52 pertandingan dari rentang Agustus 2011 hingga Januari 2012. Rata-rata mereka memasang taruhan antara 12.000 sampai 38.000 dolar Singapura. Dan dengan cara ini keduanya rata-rata memenangkan uang 44.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 440 juta. Akhirnya Singapore Pools bisa mendeteksi aksi akal-akalan ini setelah Ricky ketahuan melanggar peraturan perusahaan yaitu ikut memasang taruhan. Ricky berusaha menghiloangkan barang bukti dengan menghapus semua pesan pendek dan data-data penipuan mereka.

Pengacara Ricky, Melanie Ho mengajukan berbagai alasan untuk meringankan hukuman bagi kliennya. Namun hakim menolak dengan alasan kejahatan yang dilakukan Ricky tergolong sebagai pelanggaran yang sangat serius.

Frano Selak, Orang Paling Beruntung di Dunia

Frano Selak, Orang Paling Beruntung di Dunia

Frano Selak (81), seorang guru musik asal kota Pentrinja, Kroasia, mungkin layak digelari manusia paling beruntung di dunia. Bagaimana tidak, dia selamat dari berbagai bencana mulai kecelakaan mobil, kereta api hingga pesawat terbang. Bahkan Selak pernah memenangkan lotere sebesar 600.000 poundsterling atau sekitar Rp 9 miliar.

Persinggungan Selak dengan kecelakaan terjadi saat dia bepergian dari Sarajevo menuju Dubrovnik pada 1962. Kereta api yang membawanya tiba-tiba terguling dari rel dan jatuh ke dalam sungai yang membeku. Sebanyak 17 orang tewas dalam kejadian itu, sementara Selak selamat meski menderita hipothermia, shock, sejumlah luka dan patah tangan. setahun kemudian, Selak untuk pertama kalinya menumpang pesawat terbang dalam perjalanan dari Zagreb menuju Rijeka. Dalam perjalanan, pintu pesawat terbang itu terlepas dan menyeret Selak dan 19 orang lainnya keluar dari pesawat terbang itu.

Sebanyak 19 orang penumpang tewas, sementara Selak mendarat di atas tumpukan jerami dan selamat. Pada 1966, bus yang ditumpanginya tergelincir dan masuk ke dalam sungai. Kecelakaan itu menewaskan empat orang penumpang sedangkan Selak berhasil selamat hanya dengan sedikit luka dan memar. Pada 1970, mobil yang dikendarai Selak terbakar di jalan tol. Beruntung, Selak berhasil keluar dari mobil sesaat sebelum mobil itu meledak. Tiga tahun kemudian, masalah di saluran bahan bakar mobilnya membuat bensin tumpah ke mesin panas dan mengembuskan api dari lubang ventilasi. Kecelakaan itu membakar habis rambutnya namun dia tak terluka sama sekali.

Tak berhenti di situ pada 1995 dan 1996, Selak kembali terlibat kecelakaan. Pada 1995, sebuah bus menabrak Selak di Zagreb, namun dia hanya menderita luka ringan. Setahun kemudian sebuah truk PBB menabrak mobilnya di jalanan pegunungan. Akibatnya mobil Selak meluncur ke dalam jurang, beruntung dia berhasil keluar dari mobil dan bergantung di sebuah pohon, sementara mobilnya jatuh ke dasar jurang dan meledak.

Puncak keberuntungannya adalah ketika Selak memenangkan lotere sekitar tujuh tahun lalu. Dengan uang kemenangannya itu Selak bisa membeli sebuah rumah mewah dan sebuah pulau pribadi. Namun, belum lama ini Selak menjual rumah dan pulaunya, membagikan kekayaannya kepada kelurga dan teman-temannya. Selak hanya mengambil sedikit dari hartanya dan pulang ke kampung halamannya di Petrinja, sebuah kota kecil di sebelah selatan ibu kota Kroasia, Zagreb. Di kampungnya itu, Selak membangun sebuah tempat pemujaan untuk Bunda Maria, sebagai bentuk ucapan terima kasih atas keberuntungannya selama ini. Kini Selak menikmati masa tuanya dengan Katarina, sang istri. "Dalam usia setua ini, yang saya butuhkan hanya Katarina. Uang tak bisa mengubah apapun," kata Selak.

Pemenang Lotere Rp 10 Miliar Tewas Diracun

Pemenang Lotere Rp 10 Miliar Tewas Diracun

Urooj Khan, pemenang lotere berhadiah 1 juta dollar AS atau hampir Rp 10 miliar, yang meninggal dunia 20 Juli 2012 lalu tak lama setelah dia mencairkan hadiah kemenangannya diduga kuat meninggal akibat racun sianida. Awalnya, laki-laki berusia 46 tahun itu diyakini meninggal akibat sebab alami. Namun keluarganya kemudian meminta pemeriksaan penyebab kematiannya. Akhirnya terungkap di dalam tubuh Khan terdapat sianida dalam kadar yang mematikan.

Seorang anggota para medis di Cook County, Stephen Cina mengatakan kasus pembunuhan dengan racun sianida sangat jarang terjadi. "Saya menemui satu atau dua kasus semacam ini dari 4.500 otopsi yang saya lakukan," kata Stephen. Urooj Khan meninggal dunia hanya sehari setelah dia mengambil hadiah loterenya yang setelah dipotong pajak dia menerima 425.000 dollar AS atau sekitar Rp 4,1 miliar dalam bentuk cek.

Cek itu kemudian dicairkan Khan pada 15 Agustus 2012. Jika seorang pemenang lotere meninggal dunia, biasanya uang kemenangannya secara otomatis menjadi milik ahli warisnya. Pada saat dia memenangkan lotere itu, Khan mengatakan uang hadiah itu akan digunakannya untuk mengembangkan bisnis cuci pakaiannya dan sebagian akan disumbangkan untuk sebuah rumah sakit anak-anak. Kepolisian Chicago kini masih menyelidiki kemungkinan pembunuh Urooj Khan.

Aplikasi Bermasalah, Suami-Istri Ini Gagal Raup Hadiah Lotere Rp 715 Miliar

Aplikasi Bermasalah, Suami-Istri Ini Gagal Raup Hadiah Lotere Rp 715 Miliar

Sepasang suami-istri harus kehilangan kesempatan menjadi miliarder setelah aplikasi lotere online gagal mencatat transaksi yang mereka lakukan. Seharusnya, Edwina Nylan dan David Nylan memenangi lotere sebesar 35 juta poundsterling atau atau sekitar Rp 715 miliar. Namun dia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa aplikasi online yang mereka pakai, tidak mencatatkan pembayaran atas lotere yang mereka beli.

Error terjadi saat Edwina Nylan--nenek dari tujuh orang cucu--mencoba membeli tiket lotere senilai 2 poundsterling di Lotto yang diundi Rabu pekan lalu (23/12/2015). Saat itu dana yang dia miliki pada akun loterenya tidak mencukupi. Selanjutnya, Nyonya Nylan melakukan top up untuk akunnya dengan membeli tiket lotere, dengan nomor 01 - 02 - 04 - 19 - 28 - 41.

Alih-alih sukses, top up yang dilakukan Nyonya Nylan tidak berhasil. Sementara saat pengundian dilakukan, nomor tiket yang dibeli itu justru muncul menjadi salah satu pemenang dari enam pembeli yang beruntung mendapatkan hadiah. Saat pasangan itu menghubungi perusahaan lotere Lotto, operator menyatakan bahwa pembelian yang dilakukan Edwina dan David Nylan tidak tercatat.

“Saya benar-benar kecewa, namun apa yang bisa saya lakukan? Kami telah menjadi pembeli lotere ini selama bertahun-tahun dan memiliki akun sendiri ," ujarnya sebagaimana dikutip daro Telegraph, Sabtu (2/1/2016). “Saya tidak terlalu pusing, namun sebagai keluarga, kami berkumpul bersama untuk meratapi apa yang telah kami peroleh ini," ujarnya.

Sementara itu, perusahaan lotere mengonfirmasikan bahwa pasangan Edwina Nylan dan David Nylan telah melakukan berbagai upaya untuk membeli tiket. Namun, hanya yang berhasil yang bisa mendapatkan hadiah. “Mereka telah melakukan upaya pembelian tiket lotere berulang kali pada 23 Desember dari pukul 19.00 malam (di mana pembelian tiket ditutup pukul 19.30). Namun mereka tidak memiliki dana yang cukup di akunnya," ujar seorang juru bicara perusahaan lotere itu.

Seorang Warga Australia Menang Lotere Rp 700 Miliar

Seorang Warga Australia Menang Lotere Rp 700 Miliar

Seorang warga asal negara bagian Queensland, Australia, memenangkan lotere dari undian bernama "Powerball". Ia mendapatkan uang sebesar 70 juta dollar Singapura atau Rp 700 miliar, menjadikan pemenang lotere terbesar dalam sejarah Australia. Elissa Lewis dari Tats Lotteries, penyelenggara lotere di Australia, mengatakan sudah tahu siapa pemenangnya tetapi belum memiliki kesempatan untuk berbicara.

"Kita sudah mencoba dan menghubungi dirinya kemarin malam setelah pengundian, tetapi sayang teleponnya tidak diangkat," ujar Lewis. "Terlepas dari hadiah dan uang yang dimenangkannya, tapi mencoba panggilan telepon tersebut benar-benar membuat degdegan," tambahnya. "Ada banyak reaksi yang berbeda-beda... dan saya rasa panggilan telepon hari ini akan menjadi sangat unik."

Menurut Lewis, menelepon pemenang benar-benar akan menjadi momen yang mengubah hidup. Ia juga akan bertanya kepada pemenang apakah mereka sedang duduk saat menerima teleponnya, karena uang senilai Rp 700 miliar adalah sangat besar nilainya. Pemenang yang beruntung tersebut akan masuk ke sejarah pengundian "Powerball".

Jumlah tersebut menjadi yang terbesar dalam sejarah lotere di Australia, sebelumnya uang senilai Rp 700 miliar pernah juga didapatkan, tetapi oleh sekelompok orang asal Gold Coast di tahun 2013. Kelompok pertemanan yang semuanya adalah perempuan tersebut sering bertemu untuk makan siang dan menggunakan sisa uang bulanan mereka untuk membeli lotere secara bersama-sama.

Heboh, Biksu Menangi Hadiah Lotere Rp 2,3 Miliar

Heboh, Biksu Menangi Hadiah Lotere Rp 2,3 Miliar

Seorang biksu berusia 41 tahun di Bangkok, Thailand, seketika mengundang kehebohan dan menjadi perhatian publik setempat. Namanya muncul di "headline" berita hari ini, Jumat (2/9/2016), dalam pengumuman pemenang lotere berhadiah 6 juta bath atau Rp 2,3 miliar. Selain membuat gempar, kemenangan biksu ini pun tentu mengundang kontroversi. Menjadi seorang biksu mewajibkan dia untuk menanggalkan setiap hawa nafsu, termasuk uang.

Kendati demikian, biksu bernama Phra Prawit Techapalo, dari Kuil Cheepakhao di Samut Sakhon, mengakui bahwa dia memang membeli sejumlah tiket lotere setiap bulan. Phra Prawit, yang sudah menjadi biksu sejak 10 tahun terakhir, mengaku mengintepretasikan angka yang dipasangnya dari tekstur sebuah pohon jati yang tumbuh di kuilnya. Angka yang muncul diprediksinya kali ini adalah 84, demikian diberitakan Morning News.

Phra Prawit memiliki tiket dengan nomor 638684 dan lima tiket lain di pasar Mahachai. Angka itu pula yang kemudian diumumkan menjadi pemenang, dan uang Rp 2,3 miliar pun menjadi haknya. Lelaki itu mengaku akan menggunakan uang tersebut untuk membeli sebuah rumah bagi ibunya. Sisanya akan ditabung untuk keperluan sehari-hari anaknya. Selain itu, dia pun memberi donasi untuk upacara pemakaman seorang tokoh di kuil tersebut, yang baru meninggal dunia.

Pasang Nomor yang Sama Sejak 1989, Wanita Ini Menang Lotere Rp 53 Miliar

Pasang Nomor yang Sama Sejak 1989, Wanita Ini Menang Lotere Rp 53 Miliar

Seorang perempuan Kanada memenangkan lotere sebesar 5,3 juta dolar Kanada atau setara dengan Rp 53 miliar. Perempuan itu mendapat rejeki nomplok tersebut setelah memasan angka yang dilihatnya dalam mimpi. Olga Beno, nama perempuan itu, mengaku sudah memimpikan angka-angka tersebut pada Mei 1989. Sejak itu, dia terus memasangnya untuk lotere sampai pada akhirnya rangkaian angka itu keluar dalam undian pada 28 Desember 2016.

"Saya hapal angka-angka itu di luar kepala. Saya pikir saya melihatnya pada layar televisi usai pengundian berlangsung. Tapi mata saya tidak terlalu baik, jadi saya melupakannya," kata Beno seperti dikutip Atlantic Lottery. Keesokan paginya dia membaca koran dan melihat rangkaian angka yang menjadi pemenang lotere. "Pertama saya pikir, mustahil. Ada kesalahan di surat kabar. Lalu saya berkata kepada adik saya, 'Sepertinya saya menang lotere'. Dia berkata, 'Telepon saya lagi kalau kamu siap berkata yang sejujurnya'," kata Olga.

Kemenangan dalam lotere ini amat besar artinya bagi Beno mengingat dia mengidap kanker stadium empat dan harus menjual rumahnya untuk membiayai pengobatan. Selain untuk berobat, Olga berencana membangun rumah bergaya peternakan dengan menggunakan uang kemenangannya.

Menangi Lotere Rp 10 Triliun, Perempuan Ini Langsung Berhenti Kerja

Menangi Lotere Rp 10 Triliun, Perempuan Ini Langsung Berhenti Kerja

Seorang perempuan di negara bagian Massachusetts, Amerika Serikat, meraih hadiah lotere terbesar untuk satu tiket di Amerika Serikat, senilai 760 juta dollar AS, atau sekitar Rp10 triliun. Mavis Wanczyk (53) membeli lotere kemenangannya di sebuah toko serba ada di stasiun pompa bensin di Kota Chicopee. Begitu menang lotere, dia langsung memberi tahu bosnya di rumah sakit Springfield bahwa dia berhenti dari pekerjaan yang digelutinya selama 32 tahun belakangan.

Hadiah yang dia peroleh hanya kalah dari kemenangan lotere terbesar di AS pada Januari 2016, sebesar 1,6 miliar dollar AS, namun hadiah tersebut harus dibagi untuk tiga pemenang. "Hal pertama yang saya lakukan adalah duduk dengan santai," kata Wanczyk sambil mengunyah permen karet. "Saya bermimpi tentang pipa, dan menjadi kenyataan." Dia mengaku memilih nomor kemenangannya 6, 7, 16, 23, 26, dan 4 berdasarkan ulang tahun para saudara-saudaranya.

Ketika ditanya para wartawan apakah akan menghadiahkan dirinya dengan barang-barang mahal? Dia mengaku baru saja membeli mobil tak sampai setahun lalu, dan kini akan melunaskan sisa pembayarannya. Seorang pejabat perusahaan lotere mengatakan Wanczyk merupakan tipikal orang-orang biasa di Massachusett, dan tampak sebagai seorang pekerja keras yang jelas amat gembira. Hadiah sebesar 50.000 dollar AS untuk toko yang menjual tiket yang menang akan disumbangkan kepada yayasan sosial. Demikian ungkap pemilik stasiun pompa bensin, Bob Bolbuc. Adapun peluang lotere untuk mendapat hadiah tertinggi atau jackpot, seperti yang dinikmati Wanczyk adalah 1:292,2 juta.

Stres dan Berhenti Kerja, Wanita Ini Malah Menang Lotere Rp 44 Miliar

Stres dan Berhenti Kerja, Wanita Ini Malah Menang Lotere Rp 44 Miliar

Stres dengan pekerjaan sebagai asisten perawat yang dijalaninya, Yahnique pun mengajukan pengunduran diri. Perempuan asal Colorado, Amerika Serikat itu bahkan belum memiliki pekerjaan baru saat memutuskan untuk berhenti bekerja. Namun, apa yang terjadi kemudian. Tanpa diduga-duga, tak lama setelah dia berhenti bekerja, wanita itu memenangi lotere dengan hadiah 3,3 juta dollar AS, atau sekitar Rp 44 miliar. Pihak The Colorado Lottery mengaku mendapat cerita bahwa warga permukiman Aurora itu meninggalkan posisi di pekerjaannya, meski sudah memegang sertifikasi.

Hal itu dilakukan semata-mata karena dia merasa stres. "Hari kerja terakhir saya 17 Januari lalu, dan saya belum mempunyai pekerjaan lain sebagai gantinya," ungkap Yahnique, seperti dikutip laman UPI. Pada 28 Januari,Yahnique menyadari bahwa dia tak harus terburu-buru mencari pekerjaan baru, karena dia telah memenangi lotere dengan hadiah sangat besar. Sang suami, Bruce, mengaku sangat curiga saat Yahnique menunjukkan angka kemenangannya, 10-14-25-30-31-32, di layar komputer.

"Saya sangat curiga saat itu. Namun kemudian saya berpikir, tak mungkin istri saya merekayasa seluruh tampilan di situs itu," kata Bruce. "Maksud saya, dia memang bisa menggunakan komputer, tapi ya tidak semahir itu juga," sambungnya. Yahnique mengaku, hal pertama yang akan dia lakukan dengan uang itu adalah membayar sejumlah tagihan yang tertunggak dan merenovasi rumahnya.

Berhoki! Baru Menang Lotere Rp 27 Miliar, Lalu Menang Lagi Rp 800 Juta

Berhoki! Baru Menang Lotere Rp 27 Miliar, Lalu Menang Lagi Rp 800 Juta

Sungguh tak ada kata lain yang pantas disematkan kepada perempuan asal Michigan, Amerika Serikat ini, selain kata "berhoki". Bagaimana tidak? Perempuan ini, memenangi hadiah lotere keduanya dalam tiga bulan terakhir, dengan jumlah uang yang "wah". Wanita yang identitasnya tak diungkap itu mendapatkan hadiah sebesar 60.000 dollar AS atau kira-kira Rp 800 juta, saat memainkan lotere 'VIP Black' di negara bagian Michigan, Selasa lalu. Sebelumnya, hampir tiga bulan lalu, tepatnya bulan Januari, dia pun mendapat hadiah sebesar 2 juta dollar AS atau nyaris Rp 27 miliar.

"Saya merasa menjadi orang yang paling beruntung di Jackson County," ungkap wanita saat mengklaim kemenangannya di kantor penyelenggara lotere keesokan harinya. "Aku sendiri masih kagum-kagum dengan kemenangan undian besar sebelumnya, dan kini mendapat hadiah lagi?" ujar dia seperti dikutip laman UPI.com. Perempuan ini mengaku memenangi lotere pertama yang dibelinya di SPBU Marathon di Spring Arbor. Lalu, kemenangan kedua dia dapatkan dari lotere online yang diakses dari rumahnya. "VIP Black adalah permainan online favorit saya. Sejak saya pensiun sekarang, saya banyak mempunyai waktu, dan memutuskan untuk memainkan gim itu setiap Selasa malam," kata dia.

"Saya mendapat hadiah 60.000 dollar AS itu, di angka pertama dari tiket ketiga saya," sambungnya. Perempuan ini lalu berencana untuk menabungkan uang tersebut, dan melanjutkan hidup di masa pensiunnya bersama sang suami. "Tahun ini sungguh menjadi tahun yang luar biasa dalam hidup saya. Ini bak mimpi yang teramat besar dan menjadi nyata. Saya tak mau bangun dari mimpi itu," cetusnya.

Pasangan Suami Istri dari Kanada Sudah 3 Kali Menang Lotere

Pasangan Suami Istri dari Kanada Sudah 3 Kali Menang Lotere

Memenangkan hadiah utama lotere tentu sangat sulit dan peluangnya tak terlalu besar. Pemenang bisa dikatakan sebagai orang yang sedang sangat beruntung. Namun, apakah kata beruntung cocok disematkan untuk pasangan suami istri asal Edmonton, Kanada ini? Sebab mereka sudah tiga kali memenangkan hadiah utama lotere.

Barbara dan Douglas Fink sudah dua kali memenangkan lotere. Kemenangan pertama adalah pada 1989 saat mereka memenangkan 128.000 dolar Kanada atau sekitar Rp 1,2 miliar. Kemudian pada 2010, pasangan ini kembali memenangkan lotere sebesar 100.000 dolar Kanada atau sekitar Rp 992 juta.

Pada Februari lalu, pasangan ini kembali menang dalam lotere Western Canada Lottery. Mereka adalah satu dari dua pemegang tiket lotere yang menebak enam angka undian dengan tepat. "Kita menang lagi," kata Barbara kepada suaminya Douglas saat mengetahui mereka memiliki nomor undian yang tepat.

"Kami tahu telah memiliki semua nomor, tetapi kami tak tahu ada berapa pemenang dalam lotere kali ini," ujar Barbara. "Saya menghubungi Douglas sebelum tengah malam dan mengatakan hadiahnya lebih dari 8 juta dolar (Rp 79 miliar)," ujar Barbara. Barbara dan Douglas berencana untuk menggunakan uang kemenangan itu untuk keluarga besarnya.

"Keluarga yang paling utama. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dan cucu-cucu kami tak akan berkekurangan," kata Barbara. Pasangan ini juga berencana untuk menyisihkan sebagian uang ini untuk liburan dan membeli rumah baru. "Barbara ingin rumah baru, jadi dia akan mendapatkannya," kata Douglas.

Kecanduan Judi "Online", Bocah di Inggris Habiskan Rp 1,4 Miliar

Kecanduan Judi "Online", Bocah di Inggris Habiskan Rp 1,4 Miliar

Seorang bocah berusia 13 tahun di Inggris membuat uang senilai 80.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,4 miliar melayang begitu saja akibat kalah dalam judi online. Bocah laki-laki yang diketahui kecanduan judi itu mencuri akun kartu kredit milik ayahnya untuk taruhan uang dalam website. Dia terpikat setelah melihat iklan judi online saat menonton pertandingan sepak bola di Wembley. Bocah asal Lancashire ini menggunakan ponsel untuk mengambil gambar kartu kredit bisnis perusahaan ayahnya dan mendaftar judi dengan akun orangtuanya.

Anak muda yang tidak diidentifikasi ini mulai ikut ratusan taruhan selama sepekan pertandingan sepak bola dan pacuan kuda. Beberapa taruhan bahkan menyentuh angka 3.000 poundsterling atau Rp 55 juta dalam. "Saya tidak tahu kalau judi bisa buat kecanduan seperti merokok, minum-minuman, atau narkoba. Judi terlihat menyenangkan, dan saya pikir saya bisa dapat uang juga," ucapnya, seperti diwartakan The Sun pada Minggu (3/6/2018). Dia mengaku, mendaftar judi dengan identitas ayahnya, termasuk data pribadi dalam kartu kredit sang ayah. Tagihan kartu kredit pada awalnya luput diketahui oleh perusahaan ayahnya. Hingga pada akhirnya, pihak bank menghubungi perusahaan enam bulan kemudian dengan indikasi adanya penggelapan.

Kepada orangtuanya, bocah laki-laki itu segera mengakui perbuatannya yang menggunakan uang sebesar 20.000 poundsterling atau Rp 371,3 juta. Dia dikirim ke psikoterapi. Orangtuanya berpikir dia telah sembuh dari candu judi. Namun, beberapa bulan kemudian dia pergi ke pesta judi selama seminggu dan bertaruh lebih dari 60.000 poundsterling atau Rp 1,11 miliar. Kini, orangtuanya tidak akan percaya lagi kepadanya dan mereka terpaksa mengambil pinjaman untuk membayar tagihan kartu kredit. "Saya minta maaf atas apa yang saya lakukan. Saya merasa mengacaukan segalanya dan kehidupan kami tidak akan pernah sama lagi," ungkapnya.

Keluarga tersebut ingin membagikan kisah hal yang dialaminya guna memperingatkan orang lain tentang bahaya judi online. Pemerintah menyatakan, sebanyak 25.000 anak-anak usia 11 hingga 16 tahun kecanduan judi online. Otoritas menyerukan pengetatan regulasi untuk menghindari anak-anak dari perjudian.

Buka Praktik Judi Online di Surabaya, 7 WNA China Ditangkap Polisi

Buka Praktik Judi Online di Surabaya, 7 WNA China Ditangkap Polisi

Tujuh warga negara asing asal China, seorang diantaranya perempuan, diamankan jajaran Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Timur. Mereka beroperasi membuka praktik judi online. "Surabaya dipilih hanya sebagai tempat operasi judi online jenis lotre tersebut. Sasarannya tetap warga China," kata Wadireskrimsus Polda Jawa Timur, AKBP Arman Asmara, Senin (24/12/2018). Kata Arman, 7 WNA itu diamankan pada 14 November 2018 lalu di komplek perumahan elite di kawasan Kecamatan Wiyung Surabaya. "Selain pelaku, juga diamankan perangkat judi online dari laptop, ponsel, hingga perangkat modem," ujarnya.

Datang ke Indonesia, para pelaku menggunakan visa kunjungan yang berlaku 2 bulan sepanjang Oktober-November. "Beberapa hari menjelang izin tinggalnya habis, mereka diamankan," jelasnya. Dalam sehari, aksi judi online tersebut menghasilkan setidaknya 5000 yuan atau jika dirupiahkan mencapai Rp 10 juta. Kepada polisi, ketujuh pelaku mengaku dikirim oleh seorang warga China ke Indonesia untuk kegiatan marketing online. "Pengirim juga mengirim peralatan judi online yang kini diamankan polisi," ujarnya. Para pelaku dijerat dengan UU nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan UU nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Polisi Tangkap Penjambret yang Kecanduan Judi Online di Pekanbaru

Polisi Tangkap Penjambret yang Kecanduan Judi Online di Pekanbaru

Polsek Bukit Raya menangkap tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) jambret yang kerap beraksi di wilayah Kota Pekanbaru, Riau. Ketiga pelaku menjambret karena sudah kecanduan main judi online. Tiga orang pemuda spesialis jambret kaum hawa berhasil diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Bukit Raya. Ketiga pelaku berinisial TMR (18), JG (19), dan RA (18). Ketiganya warga Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru. Mereka ditangkap di lokasi berbeda. "Pelaku TMR statusnya masih pelajar, sedangkan JG dan RA pengangguran," kata Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Iptu Aspikar pada Kompas.com, Selasa (15/1/2019).

Dia menjelaskan, pelaku TMR dan JG diamankan warga pada Kamis (10/1/2019) lalu di Jalan Imam Munandar, Kecamatan Bukit Raya. Saat itu pelaku menjambret seorang ibu bernama Darmi Yunita (33). "Pelaku menjambret satu unit ponsel dari tangan korban," kata Aspikar. Saat itu, lanjut dia, korban kaget dan sontak berteriak jambret. Lalu kedua pelaku kabur menggunakan sepeda motor. "Korban mencoba mengejar pelaku. Warga yang ada di sekitar lokasi juga ikut mengejar," sebut Aspikar. Kedua pelaku kabur ke arah belakang SPBU. Namun, kedua pelaku terjatuh karena menabrak sebuah mobil yang ada di depannya. "Pelaku TMR ditangkap saat kabur ke Alfamart. Sementara JG ditangkap saat sembunyi di toilet SPBU," ujar Aspikar.

Petugas Polsek Bukit Raya yang mendapat informasi langsung menuju lokasi untuk mengamankan pelaku dan barang bukti berupa satu unit ponsel dan satu unit sepeda motor. Berdasarkan hasil penyidikan, TMR dan JG mengaku sudah 6 kali beraksi di wilayah Kota Pekanbaru. "Di Kecamatan Bukit Raya lima kali beraksi. Satu kali di wilayah Kecamatan Pekanbaru Kota," sebut Aspikar. Dalam aksi tersebut, pelaku melakukan aksi bersama pelaku lainnya, yang masih dilakukan pengembangan. "Masih ada dua orang pelaku masih DPO (daftar pencarian orang) bernama Rio dan Ketek," terang Aspikar.

Kemudian, untuk pelaku AR, lanjut dia, ditangkap pada Selasa (8/1/2019) lalu sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. "Pelaku kami tangkap saat menjual satu unit ponsel hasil jambret," kata Aspikar. Pelaku, sambung dia, melakukan penjambretan terhadap seorang wanita di Jalan Jenderal Sudirman. Saat itu pelaku merampas handphone korban yang sedang berada di atas sepeda motor. Setelah diamankan, petugas melakukan penyidikan terhadap pelaku. Berdasarkan keterangannya, pelaku sudah 7 kali melakukan aksi jambret di Pekanbaru. "Lima TKP di wilayah Kecamatan Bukit Raya, satu TKP di wilayah Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar dan satu lagi di wilayah Kecamatan Pekanbaru Kota," sebut Aspikar.

Tiga orang pelaku jambret yang ditangkap ini diduga kelompok yang berbeda. "Pelaku AR kami duga masih ada rekannya yang lain, masih kami kembangkan," tambah Aspikar. Menurut dia, ketiga pelaku jambret tersebut sudah kecanduan main judi online di warnet. Sebab, hasil kejahatan mereka dijual dan dibawa ke warnet. "Pengakuan mereka untuk main warnet. Judi online. Jadi setelah uang mereka habis main game, lalu melakukan jambret. Hasil jambret dijual secara online. Untuk harganya bervariasi. Tergantung dari merek barang," ungkap Aspikar. Para pelaku, tambah dia, sengaja mengincar kaum perempuan. Mereka tak segan-segan merampas harta benda yang ada di tangan korban.

"Target mereka kaum wanita. Karena menurut pelaku lebih mudah menjambret perempuan. Bahkan, ada juga korban yang terjatuh hingga kritis akibat aksi pelaku," ungkapnya. Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat, khususnya kaum perempuan lebih mewaspadai aksi pelaku jambret tersebut. Ketiga pelaku saat ini mendekam di Polsek Bukit Raya. Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang curas. "Pelaku diancam maksimal 9 tahun penjara," tutup Aspikar.

Di Pengadilan, Ketua Komisi B DPRD Kalteng Mengaku Main Judi di Singapura

Di Pengadilan, Ketua Komisi B DPRD Kalteng Mengaku Main Judi di Singapura

Ketua Komisi B DPRD Kalimantan Tengah Borak Milton mengaku tidak ikut saat 12 anggota Komisi B melakukan kunjungan kerja ke kantor Sinarmas di Gedung Sinarmas Land, Thamrin, Jakarta Pusat, pada 27 September 2018. Saat dikonfirmasi mengenai alasan ketidakhadirannya, Borak mengaku bahwa pada saat itu dia sedang ke Singapura. Menurut Borak, dia ke luar negeri untuk bermain judi. Hal itu ditanyakan kepada Borak saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (16/1/2019). Borak bersaksi untuk tiga terdakwa yang merupakan pejabat perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Sinarmas.

"Saya main judi ke Singapura, memangnya kenapa, apa salah? Yang enggak boleh main judi di sini," ujar Borak. Awalnya, anggota DPRD mendapat laporan masyarakat mengenai dugaan pencemaran limbah sawit di Danau Sembuluh, Seruyan, Kalteng. Pencemaran itu salah satunya diduga dilakukan oleh PT Binasawit Abadi Pratama (BAP). Atas pemberitaan itu, Komisi B DPRD Kalteng sepakat untuk melakukan kunjungan kerja guna mengecek kebenaran berita tersebut. Sebanyak 12 anggota Dewan kemudian ke Jakarta dan mendatangi kantor PT BAP yang merupakan anak usaha Sinarmas. Adapun, tiga terdakwa dalam perkara ini, yakni Edy Saputra Suradja selaku Wakil Direktur Utama PT SMART Tbk.

Edy juga menjabat Direktur/Managing Director PT Binasawit Abadi Pratama (BAP). Kemudian, Willy Agung Adipradhana selaku Direktur Operasional Sinarmas Wilayah Kalimantan Tengah IV, V dan Gunungmas. Willy juga menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Perkebunan Sinarmas untuk wilayah Kalimantan Tengah-Utara. Satu terdakwa lainnya, yakni Teguh Dudy Syamsuri Zaldy selaku Department Head Document and License Perkebunan Sinarmas Wilayah Kalimantan Tengah-Utara.

Satu terdakwa lainnya, yakni Teguh Dudy Syamsuri Zaldy selaku Department Head Document and License Perkebunan Sinarmas Wilayah Kalimantan Tengah-Utara. Ketiganya didakwa menyuap anggota Komisi B DPRD Kalteng sebesar Rp 240 juta. Salah satunya diduga diberikan untuk Borak Milton. Menurut jaksa, pemberian itu diduga agar anggota Komisi B DPRD tidak melakukan rapat dengar pendapat terkait dugaan pencemaran limbah sawit di Danau Sembuluh, Seruyan, Kalteng, yang melibatkan PT BAP. Selain itu, agar Komisi B tidak membahas masalah tidak adanya izin Hak Guna Usaha (HGU) dan tidak adanya Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPH), serta belum ada plasma yang dilakukan oleh PT BAP.

Satgas Antimafia Bola Kaji Dugaan Judi Online Terkait Kasus Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Kaji Dugaan Judi Online Terkait Kasus Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola kini sedang memperdalam dugaan judi online yang berhubungan dengan kasus pengaturan skor setelah menerima sejumlah barang bukti dari mantan Manajer Persibara Banjar Negara Laksmi Indrayani. "Sedang dipelajari secara komprehensif, analisa dulu. Kalau misalnya laporan itu, dari alat bukti, bisa ditingkatkan ke penyidikan, artinya sudah ada unsur pidana. Alat buktinya sedang dikuatkan dulu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (1/3/2019).

Dedi menjelaskan, dugaan judi online tersebut masih belum jelas, apakah terjadi di Liga 1, 2, atau 3. Pasalnya, dari data Direktorat Siber Bareskrim Polri, sebagian besar judi online yang menyangkut sepak bola, terjadi di liga luar Indonesia. "Kita hanya bisa menangkap pejudi-pejudi di dalam saja. Tentu laporan ini harus didalami, apakah judi untuk liga 1,2, atau 3," papar Dedi. Dengan adanya laporan bukti baru tersebut, lanjutnya, satgas akan terus membongkar kasus yang menyangkut pengaturan skor.

Ia yakin, dalam tenggat waktu yang masih tersisa empat bulan, satgas bisa memaksimalkan kerjanya. "Satgas dibentuk masa kerjanya enam bulan sejak 21 Desember. Kalau tiga atau dua bulan ke depan sudah clear, ya selesai. Kalau perlu dibutuhkan kembali, ya tergantung dinamika di lapangan," jelasnya. Sebelumnya, Laksmi menyerahkan bukti-bukti baru ke Satgas Antimafia Bola, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Barang bukti yang dibawa Laksmi adalah materi judi online yang diduga berhubungan dengan kasus pengaturan skor. "Tadi juga saya memasukkan data dari yang saya dapatkan tentang judi online. Kira-kira ada sebuah rekening yang dikelola bandar judi, kemudian dikamuflase dengan transaksi mobil oleh makelar, tetapi sebenarnya untuk bayar judi online," kata Laksmi. Kuasa Hukum Laksmi, Boyamin Saiman, mengatakan, barang bukti yang diserahkan berupa nomor rekening bank beserta nama-nama pemilik rekening tersebut.

"Kalau berkaitan itu (alat bukti yang diserahkan), saya masukkan rekneing banknya ada atas nama siapa saja ada, terus berkaitan bank itu, berkaitan rekrutmen. Saya screenshot, saya print, dan saya sampaikan ke satgas," ujar Boyamin. Boyamin mengatakan, kasus judi online sebenarnya sudah ditindak kepolisian pada tahun 2017. Namun, penanganan kasus tersebut dihentikan lantaran kurangnya barang bukti yang didapatkan.

Bandar Judi Togel yang Resahkan Warga Perumahan di Bekasi Ditangkap

Bandar Judi Togel yang Resahkan Warga Perumahan di Bekasi Ditangkap

Satuan Polsek Cikarang Barat membekuk bandar judi togel bernama Ricky (33) yang kerap berjudi di Perumahan Pondok Tanah Mas, Wanasari, Cibitung, Bekasi. Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat Iptu Elman mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang resah karena di sana kerap dijadikan tempat judi togel.

Setelah mendapat informasi itu, polisi pun langsung menyelidiki TKP tersebut. "Ada laporan masyarakat, kami langsung kejar, dia sempat kabur itu. Ditangkapnya kemarin (Rabu) malam di Perumahan Pondok Tanah Mas, Wanasari, Cibitung," kata Elman saat dikonfirmasi, Kamis (14/3/2019). Saat akan ditangkap, pelaku hanya seorang diri di TKP serta sempat mencoba kabur. Namun dia akhirnya ditangkap polisi dan tidak memberikan perlawanan. "Untuk sementara ini, belum ada bayangan (berapa orang yang sering berjudi togel di TKP) ke kami. Dia ini penulis langsung, bandar togelnya," ujar Elman.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki pelaku judi togel lainnya. Adapun dari tangan pelaku, diamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 430.000. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Dua Pelaku Judi Togel di Jatinangor Ditangkap Polisi

Dua Pelaku Judi Togel di Jatinangor Ditangkap Polisi

Jajaran Satreskrim Polres Sumedang, Jawa Barat, menangkap dua pelaku judi togel jenis hongkong. Kedua pelaku diamankan di Dusun Cikopo RT 02/03, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (4/11/2019) malam. Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, dua pelaku judi togel yang diamankan yaitu Ful Hendra, 36, alias Iful, warga Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Iful tinggal di Dusun Cipacing, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Kemudian, satu orang tersangka lainnya yakni Hendi, 46, warga Dusun Cipendeuy, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kedua pelaku ditangkap atas dasar laporan warga yang mengaku resah dengan adanya praktik judi togel di wilayah Jatinangor. Tersangka Hendi bertindak sebagai perantara atau penerima kupon dan uang dari warga yang memasang nomor togel jenis hongkong. Sedangkan, tersangka Iful bertindak sebagai penerima atau bandar judi togel di wilayah Kecamatan Jatinangor. "Dua pelaku diamankan atas dasar laporan masyarakat yang mengaku resah dengan adanya praktik judi togel di wilayah tersebut," ujar Hartoyo.

Hartoyo menuturkan, kedua tersangka ditangkap saat pelaku Hendi menyerahkan kupon atau nomor togel yang dipasang oleh pemasang kepada pelaku Iful yang bertindak sebagai bandar. Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 448.000; 2 unit ponsel; 1 buah stempel tanggal beserta bak stempel. Kemudian, buku tulis, pensil, bolpoin, 39 kertas kupon warna biru berukuran kecil dan 1 buku kupon ukuran kecil.

Judi Togel Marak, Ratusan Spanduk Penolakan Terpasang di Banyumas

Judi Togel Marak, Ratusan Spanduk Penolakan Terpasang di Banyumas

Ratusan spanduk berisi penolakan judi togel terpasang di berbagai pelosok wilayah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hal itu untuk menyikapi kembali maraknya judi togel sejak beberapa waktu terakhir. Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Banyumas Zaenudin Masdar mengatakan, telah memerintahkan seluruh pimpinan GP Ansor di tingkat kecamatan untuk memasang spanduk tersebut. "Ini merupakan tindak lanjut aksi kita ke Mapolresta Senin (17/2/2020). Ini bukti keseriusan Ansor mendukung pemberantasan judi togel. Praktek judi togel sudah memprihatinkan, baik secara sosial maupun agama," kata Zaenudin saat dihubungi, Kamis (20/2/2020).

Zaenudin mengatakan, pemasangan spanduk tersebut sebagai gerakan sosial sekaligus mengajak masyarakat untuk menolak praktik judi togel. Ketua LBH Ansor Banyumas Abrori mengatakan, sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang merupakan ormas terbesar merasa perlu memberi dukungan nyata. "Aksi nyata kami ke Polresta kemudian pasang spanduk penolakan seyogyanya disikapi sebagai dukungan moril bagi penegak hukum. Kami dukung tindakan tegas, hingga menutup praktek judi togel secepatnya," ujar Abrori.

Menurut Abrori, tindakan hukum yang tegas dapat memberi efek jera kepada pelaku perjudian. "Saya pikir sudah tidak ada alasan lagi, penegak hukum ragu melangkah jika dukungan publik sekuat ini. Kami pikir, ini bentuk nyata sinergi saling support sesuai maqomnya masing-masing," kata Abrori.

Mengaku Hobi, Guru Ngaji Jadi Bandar Judi Sabung Ayam

Mengaku Hobi, Guru Ngaji Jadi Bandar Judi Sabung Ayam

Seorang guru mengaji di Bandar Lampung berinisial RT (65) ditangkap polisi lantaran menggelar judi sabung ayam di rumahnya. Pelaku RT (65) adalah warga Kelurahan Sumur Batu, Bandar Lampung. Ia ditangkap pada Minggu (23/2/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Polisi juga menangkap lima pelaku lain yakni, IW (70), MR (40), PR (54), RB (54), dan BN (35). Kelima pelaku adalah warga Kelurahan Garuntang. Kapolsek Teluk Betung Utara, Komisaris Indra Herliantho mengatakan, keenam pelaku ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan oleh anggotanya.

"Sebelumnya ada 13 orang yang diamankan, tapi setelah diperiksa, tujuh orang hanya sebagai penonton. Enam orang ini pelaku perjudian sabung ayam," kata Indra di Mapolsek Teluk Betung Utara, Selasa (25/2/2020). Indra mengatakan, dari setiap pertandingan, pelaku RT mendapatkan sekitar Rp 120.000. Sistem perjudian itu, kata Indra, dalam satu pertandingan ada lima babak dengan masing-masing penjudi dan ayam yang berbeda. "Kalau draw, seri, pelaku RT tetap dapat bagian dari para penjudi, sekitar 20 persen," kata Indra.

Hobi nonton sabung ayam, sore mengajar ngaji

Pelaku RT sendiri mengaku sebenarnya dia adalah peternak ayam aduan. Namun, karena sering pembeli yang datang dan menguji ayam hasil ternakannya, dia menjadi tertarik untuk mengadakan ajang sabung ayam. "Saya ternak ayam aduan. Baru dua kali ini ngadain (judi sabung ayam)," kata RT. Selain peternak, RT juga mengajar mengaji bagi anak-anak setempat. "Saya hobi nonton tarung ayam juga. Kalau pagi saya (beternak) sambil praktek pengobatan tradisional, sore mengajar ngaji," kata RT.

"Gojek Tuyul" Pemilik 41 Akun Awalnya Ditangkap karena Judi Online

"Gojek Tuyul" Pemilik 41 Akun Awalnya Ditangkap karena Judi Online

Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Timur berhasil mengungkap praktik pemalsuan akun Gojek atau "Gojek tuyul". Berdasarkan temuan polisi, pelaku bernisial MF (35) memiliki 8.850 nomor ponsel. Tak hanya itu, polisi juga menemukan bahwa MF memiliki 41 akun fiktif Gojek. Semua akun tersebut teraftar atas nama orang lain.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan, pengungkapan kasus ini awalnya tidak terkait dengan pemalsuan akun Gojek. Adapun, pelaku ditangkap karena diduga sebagai bandar judi online. "Saya curiga ini jaringan, karena itu saya minta Ditreskrimum untuk mengembangkan penyidikan kasus ini," kata Luki dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Rabu (27/2/2020).

Diduga, puluhan ponsel tersebut digunakan pelaku untuk melakukan tindakan kejahatan. Pelaku juga membuat 31 akun restoran dan puluhan akun pelanggan. Akun-akun palsu itu dibuat dengan menggunakan data pribadi orang lain. Menurut Luki, dengan akun-akun tersebut, pelaku melakukan transaksi seperti GoFood dan GoBiz. "Tersangka memperoleh keuntungan dari poin yang diberikan Gojek berdasarkan jumlah transaksi tertentu. Hal itu merugikan Gojek," kata Luki.

Cerita Sesal Seorang Penjudi, Warisan Rp 100 Juta Habis dalam Seminggu

Cerita Sesal Seorang Penjudi, Warisan Rp 100 Juta Habis dalam Seminggu

ES (30), pemuda asal Banjarsari, Solo harus mendekam di dalam penjara. Ia ditangkap oleh polisi karena menghalalkan segala cara untuk memperoleh modal judi. ES pernah menjual warisan rumah orangtua, menggadaikan motor milik rekan hingga mencuri velg mobil milik pamannya. ES kini hanya bisa menyesali perbuatannya.

Hobi judi

ES mengaku sudah akrab dengan perjudian sejak usianya masih sangat muda. Dari kebiasaan, judi menjadi hobi baginya. ES bahkan mengaku ketagihan. "Hobi saya main judi, sudah dari kecil," kata ES. Dahulu, ES memiliki pekerjaan sebagai seorang kondektur bus. Namun, judi membuat pekerjaannya terbengkalai. Akibatnya, ES kini menganggur.

Jual warisan, Rp 100 juta habis dalam seminggu

Judi membuat ES seperti kehilangan logikanya. Ia bahkan rela menjual segala yang dimilikinya, termasuk rumah warisan dari orangtuanya. "Dulu saya dapat warisan rumah dari orangtua saya dan sudah saya jual laku Rp 100 juta," ujar dia. Namun, rupanya, uang itu habis dalam sekejap karena hobi judinya. "Uangnya saya pakai main judi seminggu dan habis," tutur ES. Ia pun sempat menjual motornya seharga Rp 4 juta. Uang itu pun tak bersisa lantaran judi yang dijalaninya.

Gadaikan motor teman, curi velg paman

ES yang tak punya apa-apa, kemudian menghalalkan segala cara. Ia nekat mencuri velg mobil milik pamannya pada Desember 2019 lalu. Kemudian, sekitar dua bulan setelah aksi pencurian velg, ES menggadaikan motor temannya untuk judi. "Motor teman pernah saya gadaikan Rp 1,5 juta untuk main judi," kata dia.

Menyesal, mendekam dipenjara

ES dilaporkan ke polisi atas perbuatannya. Ia mengaku menyesal. ES dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. "Kisah pelaku ini bisa dijadikan pembelajaran bagi kita, jika judi itu merugikan diri sendiri dan orang lain," kata Kapolsek Banjarsari Kompol Demianus Palulungan.

Kisah Perjalanan Seorang Penjudi Online Yang Pernah Ada Dalam Sejarah Perjudian Dunia

Kisah Perjalanan Seorang Penjudi Online Yang Pernah Ada Dalam Sejarah Perjudian Dunia

Seiring dengan perkembangan zaman dan dunia teknologi yang semakin canggih, dengan adanya internet kini orang-orang sudah banyak mengetahui cara untuk mendapatkan banyak uang seperti halnya seorang player judi online pulsa tanpa potongan yang sekarang sangat populer dikalangan penjudi. Dengan menjadi pemain judi yang tugasnya hanya perlu melakukan pemasangan taruahan, ternyata tidak sedikit dari mereka yang sudah berhasil keuntungan fan kesuksesannya hanya dengan memulainya sabagai player judi.

Permainan judi atau taruhan memang tidak lagi terdengar di telinga. Namun untuk sistemnya yang menggunakan sistem online sepertinya hal tersebut mulai hadir baru-baru ini. Hal tersebut terjadi bersama dengan meunculnya dan maraknya internet memasuki kehidupan masyarakat. Sudah banyak orang-orang yang bisa menjadikan kegiatan perjudian sebagai wadah penghasilan yang cukup menjanjikan. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa memang pada dasarnya permainan taruhan atau judi selalu identik dengan berbagai bonus dan juga ke untungan.

Player Judi Online Di Dunia Yang Sukses Merai Keuntungan Yang Sangat Besar Didalam dunia perjudian termasuk untuk permainan judi online , kalah dan menang adalah hal yang biasa. Namun ternyata di dunia sudah ada beberapa nama yang termasuk ke dalam deretan player teruhan online yang telah berhasil menjadikan kegiatan perjudian sebagai wadah penghasilan yang sangat menjanjikan. Lalu siapakah orang-orang tersebut? Untuk mengetahuinya lebihlanjut mari kita simak sedikit ulasan di bawah ini.

Mit Blackjack Team

Rombongan mahasiswa yang menggunakan sistem judi online sudah berhasil dalam memenangkan ke untungan yang besar saat bermain casino online. Kisah ini di mulai dari sebuah klub kecil yang membentuk mahasiswa jenius dalam berbagai usaha menghitung sistem statistis agar bisa mengalahkan permainan blackjack. Mereka berhasil berhasil memenangkan 400 ribu dollar atau setara dengan 5,7 miliar rupiah.

Dominic Loriggio

Dengan kecerdasannya ia berhasil membuat karirnya semakin sukses terutama di bidang ke ahlian dalam mengedalikan dadu menggukan konsep memegang dadu dengan beberapa cara tertentu. Pada dasarnya untuk memanipulasi dadu adalah hal yang sangat mustahil, akan tetapi orang ini berhasil menang baik melalui teknik dadu yang di milik

Edward Thorp

Playerjudi yang satu ini adalah professor matematika yang mempunyai gelat master dalam ahli fisika. Orang ini mempunyai kepandaian yang sangat tinggi dalam bidang perhitungan dan pengamatannya. Sehingga tidak heran dengan kemampuan yang di milikinya membuat uia dapat menciptakan sistem dalam di hitung untuk variasi kartu.

Richard Marcus

Player judi yang satu ini sudah berhasil mengalahkan berbagai sacino dengan cara melakukan kecurangan terbesar yang pernah ada di dalam dunia perjudian casino . Pada akhir pekan permainan taruhan di perkirakan Richard mendapatkan 5juta dollar atau setara dengan 71 miliar rupiah. Ada banyak trik yang selalu di gunakannya dalam melakukan kecurangan dan kini sudah terkenal di dalam perjudian. Dalam hal ini perlu di perhatikan dari beberapa orang yang sudah memenangkan taruhan dengan meraup keuntungan yang sangat besar, ada baiknya sebagai pemain judi atau bettor mampu mengambil pelajaran. Artinya ketika kita memang tujuan bermain adalah untuk meraih kemenangan pada dasarnya berasal dari kemampuan bermain terlebih dahulu yang dimiliki. Selain itu disarankan untuk bermain dengan baik, pasalnya ketika kamu bermain dengan curang mungkin kemenangan akan berpihak namun hal yang kurang baik selalu mengintai.

Demikilah itulah beberapa perjalanan sukses seorang player judi slot online di dunia uang berhasil mencapai target dan tujuan mereka bermain yaitu meraup keuntungan besar. Demikianlah sedikit ulasan mengenai perjalan sukses pemain judi online yang bisa di sampaikan pada pembahasan artikel kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi semua pembaca

Cerita Mantan Pemain Judi Bola: Menang Dikit Utang Numpuk

Cerita Mantan Pemain Judi Bola: Menang Dikit Utang Numpuk

Sampai saat ini praktik judi dengan memasang taruhan pada pertandingan sepak bola secara offline masih ada di tengah masyarakat, meski mulai tergerus perjudian online. Praktik judi offline menjanjikan kemenangan semu tanpa modal sedikit pun menjadi jebakan para pejudi yang terlena. Eks pejudi, TM, warga Solo, saat berbincang dengan Solopos.com Rabu (9/9/2020) menceritakan pengalamannya saat terjebak dalam judi darat pada awal 2013 lalu. Ia menyebut saat itu praktik perjudian online memang sudah ada. Namun, belum seramai saat ini karena pengaruh teknologi. "Judi darat tanpa modal, misal tak punya uang pun pasti berani bertaruh. Padahal saat memulai saya berstatus pelajar tanpa penghasilan. Hasilnya, penjudi selalu kalah dan kesulitan membayar kekalahan taruhan itu," papar dia.

Judi Bola

Ia menceritakan pada saat ia berstatus mahasiswa pada 2015 pengalaman pahitnya justru terulang kembali setelah absen setahun. Tanpa modal, ia bertaruh setiap pertandingan akhir pekan. Dia tidak pernah absen ikut judi bola saat ada pertandingan besar seperti Liga Champions. Sayangnya, bayangan bergelimang uang di usai muda pupus. Bahkan ia terpaksa menggadaikan sepeda motornya untuk melanjutkan kuliah karena kalah taruhan saat judi bola.

"Awal-awal saat feeling bagus pasti menang. Lama-lama saat sudah menang pasti ingin lagi. Kalau sudah kalah ingin bertaruh lagi untuk menutup kekalahan sebelumnya. Seperti itu terus pasti," imbuh TM. Ia menambahkan setiap hari para pejudi akan dikirim bursa taruhan. Ia berjudi bersama beberapa rekan kosnya pun seolah berlomba memperoleh pundi-pundi. Beruntung, TM hanya bermain di angka jutaan rupiah, tak mencapai belasan juta rupiah. "Banyak teman-teman yang kuliahnya terhambat gegara judi bola. Laptop, motor, uang kuliah lenyap. Saya tak ingin seperti rekan-rekan hingga akhirnya memutuskan berhenti," papar dia.

Judi Online

Seperti candu, pejudi seperti TM tak langsung berhenti seketika. Smartphone miliknya cukup mudah mengakses situs-situs judi online. Terus berpikir positif, ia mengalihkan judi online untuk benar-benar berhenti berjudi. "Judi online harus modal, punya uang Rp100.000 ya hanya itu yang bisa. Tidak bisa ngasal seperti judi darat. Sudahlah, kalau ada yang bermain berhenti saja. Duit panas dipangan setan itu pasti. Penjudi tidak akan bisa menang, kalau menang itu sesaat," papar dia.

Hampir sama dengan pengalaman TM, seorang lelaki berusia 29 tahun asal luar Kota Solo berinisial PK menceritakan kisahnya. Ia baru beberapa saat lalu berhenti bermain judi online sebagai terapi untuk berhenti berjudi bola yang dilakukan selama tujuh tahun. Hasilnya, uang puluhan juta rupiah, sepeda motor, laptop, dan beberapa barang lain habis menutup utang-utangnya kepada bandar judi. "Tidak tahu kenapa, saat ini setiap hari saya menerima bursa setiap hari. Mungkin cara bandar seperti itu. Kalau gamau pasang pasti bandar akan merayu sedemikian rupa. Beralasan bisa bayar nanti atau voor empuk jadi alasan," ujar PK.

Judi Darat

Menurutnya, lingkaran judi darat merupakan hal yang sadis. Sekali menang hasilnya bisa jadi berbagai barang. Namun, sekali kalah barang-barang itu akan diminta kembali dengan barang lain. Hingga akhirnya, pada 2016 ia mengenal judi online. Uang yang ia miliki dijadikan modal bertaruh. Berbagai permainan judi ia jalani. Dari sepak bola hingga tebak angka ia mengasah feeling ya. Lagi-lagi ia gagal, namun kelamaan ia memutuskan untuk berhenti. "Kalau link diblokir itu tidak juga, alternatif link lain sangat banyak. Tanpa aplikasi peretas, pihak situs judi akan mengirim link baru setiap kali login," imbuh dia.

Kisah ketagihan judi: Mantan guru pasang taruhan Rp1 miliar, lalu hilang segalanya dan bangkit kembali

Kisah ketagihan judi: Mantan guru pasang taruhan Rp1 miliar, lalu hilang segalanya dan bangkit kembali

Patrick Foster mengalami masa kelam dalam hidupnya pada 2018. Saat itu dia bermasalah dengan utang judi yang menumpuk dan tidak melihat ada jalan keluar. Mengenang kisahnya itu, guru berusia 33 tahun tersebut mengaku kali pertama ikut taruhan saat masih di universitas. Saat itu sekadar bersenang-senang dengan teman-temannya.

Namun kesukaannya berjudi membuat ketagihan saat kariernya sebagai pemain kriket berakhir dan mulai mencari nafkah di kota. Keadaan bertambah buruk ketika ganti profesi menjadi guru. Dia saat itu pinjam uang dari para orangtua murid dan berbohong kepada rekan-rekan kerja.

Saya dulu punya mimpi, ingin menjadi pemain kriket profesional. Saya berhasil mulai mencapainya saat menerima beasiswa olahraga di SMA Oundle School wilayah Northamptonshire, salah satu sekolah top di Inggris. Saat lulus di usia 18 tahun, saya menandatangani kontrak profesional selama dua tahun dengan Klub Kriket Daerah Northamptonshire. Di musim panas itu, segalanya berjalan lancar, dan saya dipanggil memperkuat tim nasional Inggris U-19.

Saya lalu memutuskan untuk mengejar gelar sarjana dan diterima kuliah di Durham University. Suatu ketika di Sabtu pagi, tak lama setelah pekan perkenalan mahasiswa baru, pintu asrama saya diketuk dan teman-teman lalu bilang ingin pergi ke tempat taruhan. Saya sungguh tidak berminat untuk ikut.

Saya menyaksikan seseorang main mesin roulette dan saya terpana. Begitu dia keluar dari permainan, saya langsung menduduki kursinya. Ada uang £2 di kantung dan memutuskan untuk memasangnya di meja judi. Sejak itu, hidup saya berubah selamanya. Saya pulang malam itu dengan meraup £250 (sekitar Rp5 juta). Saya lalu berpikir, "Tahu nggak, saya bisa hasilkan banyak uang dari [perjudian] ini." Itu yang memberi saya dorongan luar biasa.

'Mimpiku berakhir dan saya terpukul sangat telak'

Tidak dinyana, saya cedera pergelagan kaki dan tidak bisa bermain kriket. Saya lalu mulai berjudi dan berjudi lagi. Begitu pulih dari cedera, saya sudah terganggu oleh kebiasaan ini. Saya dulunya paling awal di tempat latihan dan yang terakhir pulang.

Namun, [setelah ketagihan judi] saya ingin keluar secepat mungkin dari tempat latihan agar bisa bertaruh dan ini yang mempengaruhi penampilan saya sebagai atlet. Di akhir tahun itu, saya dipanggil kepala pelatih dan dibebastugaskan. Impian saya pun berakhir dan sungguh sangat telak memukul saya.

Itu adalah kali pertama dalam hidup bahwa saya diberitahu sudah tidak tampil bagus. Saya tidak suka dan tidak tahu bagaimana harus menanggapinya. Saya malah memilih cara berupa lari dari kenyataan. Saya lulus kuliah dan pindah bersama empat teman ke London, di mana kami bisa bekerja dengan gaji besar sebagai lulusan universitas. Saya lalu meneruskan kebiasaan berjudi dan tetap bekerja dengan baik, maka saya mengira tidak ada masalah. Saya malah dapat promosi jabatan, kenaikan gaji, dan bonus yang besar.

'Saya menang Rp700 juta lalu menguap begitu saja beberapa pekan kemudian'

Dua malam kemudian, saya bikin pesta dengan teman-teman di bar. Saya saat itu merasa senang dan lalu bertaruh £500 (sekitar Rp10 juta) untuk judi sepakbola. Di situ saya menang £34.988 (sekitar Rp702 juta). Kemenangan itu langsung mengubah mentalitas saya dalam berjudi. Setiap kali pasang taruhan, saya pikir bakal menang £35.000. Kalaupun tidak dapat sekarang, pasti akan menang nantinya. Hal terburuk adalah menang taruhan dalam jumlah kecil tidak lagi membuat saya senang. Jadi, saya mulai pasang £2,000 (sekitar Rp40 juta) untuk kuda pacuan. Saya hilang uang sebesar itu dalam lima pekan. Namun saya ingin rebut lagi. Saya mulai memburu dan berkata kepada diri sendiri, berhenti berjudi kalau saya menang lagi. Namun, saya tidak menang-menang. Di tahap ini, saya mulai mengutang dari bank sampai kelewat batas dan menunggak uang kontrakan rumah. Saya sadar keadaan sudah di luar kendali.

'Ini adalah kesalahan terbesar yang saya buat'

Saya putuskan pulang ke rumah dan ingin curhat soal masalah ini dengan orangtua. Tapi saya begitu khawatir soal apa yang akan mereka pikirkan. Saya tidak ingin mereka kecewa sehingga putuskan tidak jadi bicara. Ini adalah kesalahan terbesar yang saya buat. Malah, saya menyalahkan gaya hidup Kota London. Saya bilang ke mereka ingin berbuat yang berbeda. Saya ingin menjadi guru. Mungkin dengan cara ini bisa membuat saya berhenti berjudi akan berada di lingkungan yang seluruhnya berbeda.

Saya lalu dapat pekerjaan di suatu sekolah di Kota Oxford, mengajar sejarah dan Latin. Namun, tak lama kemudian, saya mulai berjudi lagi. Gaji saya tidak cukup dan mulai terjerumus utang, baik pinjaman tunai maupun kartu kredit. Begitu uang habis, segalanya kian buruk. Berteman dengan orang-orang yang sangat kaya, saya mulai mendekati mereka dan berbohong demi dapat uang. Saya bilang sedang dikejar-kejar petugas pajak. Lalu alasan lain, mobil saya baru tabrakan dan perlu uang untuk keperluan mendesak. Saya mulai pinjam uang banyak dan dihabiskan untuk berjudi lagi.

'Punya utang judi sekitar Rp5 miliar'

Di akhir 2016, saya putuskan pindah mengajar karena khawatir bakal ketahuan. Hidup saya berantakan, namun bertemu seorang kekasih bernama Charlotte dan, entah mengapa, saya bisa menyembunyikan "dosa-dosa" saya itu darinya. Saya terus kepikiran untuk jujur ke dia, namun begitu khawatir bakal kehilangannya. Saya merasa, begitu mengaku, dia bakal pergi. Di awal 2018, segalanya di luar kendali. Saya punya 76 akun taruhan online dan 23 pinjaman. Saya sudah mengutang dari 113 orang yang berbeda dan punya utang judi Rp5 miliar yang harus segera dilunasi. Saya ibarat sudah menekan tombol menghancurkan diri sendiri dan selama dua bulan berikut saya bertaruh banyak uang sepanjang siang dan malam sambil mengira, kalau menang, langsung berhenti.

Saya lalu dipanggil kepala sekolah yang telah menerima keluhan dari teman-teman dan orangtua murid. Saya tidak punya tempat lagi untuk bersembunyi. Mereka bilang akan membuka penyelidikan dan tahu saya bakal kehilangan pekerjaan, kehilangan rumah, dan diseret ke pengadilan karena menipu. Saya malah putuskan berjudi adalah satu-satunya jalan keluar dan berpikir bahwa saya akan selamat bila menang besar. Saat itu adalah awal Festival Cheltenham dan itu ajang yang tepat. Saya telepon seseorang dan bilang bahwa seorang kerabat saya kecelakaan dan perlu uang £10.000 untuk membayar perawatan di rumah sakit. Saya berhasil dapat £50.000 setelah taruhan lomba pacuan kuda. Namun, itu belum cukup, saya mau lagi.

'Duniaku seketika runtuh'

Jadi saya memutuskan untuk melakukan apa yang dianggap banyak orang hal yang terbodoh. Saya putuskan bertaruh £50.000 - semua uang yang saya menangkan sebelumnya - untuk seekor kuda pacu di lomba the Cheltenham Gold Cup. Saya yakin bahwa kuda yang bernama Might Bite itu akan menang. Namun ternyata kuda itu tidak juara, dan duniaku seketika runtuh. Beberapa hari kemudian, saya mengundurkan diri dari pekerjaan, lalu mengambil kunci mobil dan berkendara selama tiga jam. Saya sempat memutuskan untuk bunuh diri karena merasa tidak ada pilihan lain.

Lalu muncul di benak saya, "Kamu harus bicara ke seseorang." Saya lalu hubungi adik. Saya kirim dia pesan tertulis mengenai masalah yang telah saya alami dan yang akan saya lakukan. Saya minta dia untuk mewakili ucapkan salam perpisahan kepada semua orang. Dia coba menelpon saya, namun tidak saya jawab. Tekad saya sudah bulat. Lalu dia kirim pesan, yang akhirnya menyelamatkan hidup saya. "Apapun yang kamu lakukan, jangan lakukan itu." Dia mengaku tidak akan mampu menanggungnya, begitu pula dengan kekasih dan keluarga saya. Itu adalah momen di mana saya berhenti memikirkan diri sendiri dan mulai memikirkan orang lain.

'Hidupku mendapat kesempatan kedua'

Akhirnya saya bicara apa adanya kepada keluarga. Semua kebohongan yang saya buat, utang, dan situasi pekerjaan. Tidak sanggup menjelaskan seberapa sulitnya, namun itu adalah momen bagi saya untuk bisa melanjutkan hidup. Mereka tidak marah. Mereka sadar saya butuh bantuan dan membantu saya masuk ke pusat rehabilitasi. Saya langung berpikir, "hidupku mendapat kesempatan yang kedua."

Bulan berikutnya saat di rehab sungguh sulit. Saya harus mengambil tanggungjawab penuh atas apa yang telah saya lakukan. Saya bertunangan dengan kekasih ketika keluar dari rehab, namun belum kepikiran apa yang akan dilakukan pada hidup saya. Saya menghubungi Asosiasi Pemain Kriket Profesional (PCA), yang memberi perhatian kepada atlet dan eks atlet kriket, walau ada yang kariernya sependek saya. Mereka membantu saya secara finansial dan emosional, mengorganisir perawatan dan membuat rencana untuk membantu melunasi utang saya.

Di saat yang sama, saya mulai bekerja untuk EPIC Risk Management, lembaga konsultan yang membantu mencegah kecanduan judi. Hingga kini saya sudah bicara di lebih dari 200 sekolah, 100 lebih organisasi olahraga, dan sekitar 50 institusi bisnis. Saya benar-benar ingin pesan ini sampai kepada kaum muda, yang punya akses mudah untuk berjudi online. Bila saya bisa mengubah satu orang, maka itu semua akan bermanfaat.

Berjudi telah berdampak besar bagi hidup saya. Saya akan membayar semua utang saya dalam jangka waktu 15 tahun. Saya kini menulis sebuah buku mengenai hidup saya yang akan diluncurkan awal tahun depan dan akan berbagi kisah. Ini hanya langkah kecil untuk membalas setelah merenggut banyak hal. Ini cara saya untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah menyelamatkan hidup saya.

Pernah meraih omzet Rp 340 juta dari berjudi

Pernah meraih omzet Rp 340 juta dari berjudi.

Judi dilarang oleh agama dan negara, namun kenyatannya judi dalam berbagai bentuk tetap marak di Indonesia. Salah satunya adalah judi online yang tak tabu lagi ditawarkan oleh banyak situs maupun bandar judi. Tak percaya? Coba saja kamu cari di Google dengan kata kunci judi online. Bentuk judi di internet bermacam-macam, mulai dari yang berkedok permainan poker online sampai tebak skor pertandingan sepak bola. Ya, bermain bola rupanya tak hanya sekadar jadi hobi yang menyehatkan. Akan tetapi juga bisa menyengsarakan kalau disalurkan lewat kegiatan seperti perjudian. Hal inilah yang dirasakan oleh Fendi Christian (22). Pria asal Malang ini menceritakan kisahnya menjadi pelaku judi online selama 3 tahun kepada brilio.net melalui layanan story telling, Sabtu (14/11).

Fendi mulai melakoni judi online sejak tahun 2012. Berawal dari tawaran seorang rekan kerja yang 'hobi' judi online, Fendi akhirnya tertarik untuk mencobanya. Menurut penuturan Fendi, rekannya tersebut suka sekali main judi online via tablet pribadi. Suatu saat mereka pergi bersama, Fendi ditanya apakah punya kartu debit BCA, Bank Mandiri, dan BNI."Kebetulan saya punya semua. Saya langsung disuruh ikut," kata pria yang bekerja sebagai pegawai bank di Serang, Banten ini. Dimulai dengan mentransfer sejumlah uang kepada situs judi online atau melalui bandar judi, Fendi siap bertaruh dalam satu sampai banyak pertandingan bola. Awalnya memasang uang Rp 200 ribu, lama-lama nominalnya jadi bertambah beberapa kali lipat sampai jutaan rupiah. "Paling besar pernah sampai Rp 42 juta untuk satu pertandingan," ungkap Fendi.

Jika Fendi menang akan mendapatkan keuntungan dua kali lipat dari hasil nominal rupiah yang dipasang. Tim unggulan Fendi adalah tim sepakbola Jepang, Urawa Reds, dan Liverpool. Bahkan Fend rela pasang banyak untuk tim tersebut jika sedang bertanding. Lebih lanjut, Fendi mengaku pernah meraih omzet sampai Rp 340 juta dari hasil taruhan berbagai pertandingan bola. Apalagi kalau sedang musim pertandingan, Fendi bisa mengantongi omzet sampai Rp 10 juta dalam sekali tarikan taruhan bola. Sayangnya keuntungan tersebut tak ada bekasnya hingga sekarang. Setiap kali Fendi menang taruhan selalu dihabiskan untuk bersenang-senang di klub malam, membeli barang-barang mewah, dan digunakan sebagai modal taruhan yang lebih besar lagi.

Dari hasil judi online tersebut, Fendi pernah membeli mobil Kijang Innova pada 2014 dan berbagai produk gadget merk Apple. Tapi itu semua cuma bertahan beberapa minggu karena Fendi mejualnya dan hasil penjualan dipakai lagi untuk modal judi. Apesnya, Fendi malah merugi berpuluh-puluh kali lipat dari hasil kemenangan sebelumnya. Tak hanya barang-barang pribadi hasil judi yang habis tak berbekas, tapi juga hutang menumpuk yang belum lunas. Merasa sudah tak mampu lagi menanggung utang, Fendi akhirnya bercerita pada kedua orangtuanya.

Ayah Fendi awalnya tak mau membantu untuk melunasi hutang akibat judi online. Menurut ayah Fendi, utang tersebut timbul karena ulah Fendi. Sehingga Fendi harus berusaha untuk bertanggung jawab menyelesaikan sendiri. Berbeda dengan Sang Ibu yang akhirnya mau membantu Fendi meski sebelumnya harus dibumbui oleh nasihat dan janji yang harus dipenuhinya untuk tidak kembali berjudi. Mendengar nasehat Sang Ibu, Fendi akhirnya sadar dan berjanji untuk berhenti melakoni judi online. Tak hanya itu, uang untuk melunasi hutang-hutangnya yang dipinjam dari bank sebesar Rp 60 juta dengan mengadaikan sertifikat rumah menjadi pertimbangan Fendi agar mau tak mau harus berhenti berjudi.

Kini, Fendi telah memenuhi janjinya kepada orangtuanya untuk benar-benar berhenti jadi pelaku judi online. "Sekarang, ATM sengaja saya patahin semua biar nggak judi lagi," kata Fendi. Sementara uang hasil bekerja di bank digunakan untuk melunasi utang ibunda ke bank. Hikmah lain yang dirasakan Fendi adalah sekarang jadi rajin sholat, padahal sebelumnya Fendi tidak pernah sholat sama sekali. "Saya belajar dari google bagaimana cara sholat. Alhamdulillah, hidup saya lebih tenang dan bahagia," tandasnya. Tak lupa Fendi juga berpesan untuk tidak terlibat dalam kegiatan perjudian. Selain bisa dijerat kurungan, baginya menang berapapun tetap akan mengalami kekalahan lebih dari kemenangan yang didapatkan. Memang, tak mudah untuk berhenti jika sudah terlanjur melakoni judi, namun bukan tidak mungkin untuk menolaknya, bukan?

7 Fakta Menarik John Juanda Si Raja Judi Dunia Asal Medan, Tak Minum Alkohol dan Suka Amal

7 Fakta Menarik John Juanda Si Raja Judi Dunia Asal Medan, Tak Minum Alkohol dan Suka Amal

Judi menjadi sebuah permainan yang terlarang di Tanah Air. Namun, di luar negeri judi malah bisa jadi profesi dan prestasi. Seperti yang dilakukan pria asal Medan yang pernah dinobatkan sebagai raja judi dunia ini. Ialah John Juanda, seorang profesional poker yang lahir dan besar di Medan, Sumatera Utara. Sosok yang masuk Hall of Fame poker dunia pada 2015 itu membuktikan judi khususnya poker, bisa jadi profesi bila dilakukan dengan profesional.

Nama John Juanda pada tahun 2014 lalu pernah menjadi pembicaraan hangat lantaran prestasinya menjuarai World Series of Poker (WSOP). Menurut Pokernews.com, John Juanda tak hanya sekali menjuarai WSOP tapi juga menembus babak akhir sudah lima kali, yaitu pada tahun 2002, 2003, 2008, 2011, dan terakhir 2014. Dari prestasinya itu, John mendapatkan hadiah total USD 2.330.926 atau sekitar Rp28 milliar. Itu yang membuatnya menjadi raja judi dunia.

Kenal Judi dari Orangtua

Bagi John Juanda muda, judi bukan hal Sulung dari empat bersaudara ini sering melihat ayahnya bermain berjudi.

Tidak Minum Alkohol

Namun tak seperti ayahnya yang suka mabuk karena menenggak minuman beralkhol, Juanda tidak pernah meminum alkohol saat bertanding poker. Uniknya, meskipun tidak minum, pria yang memiliki sebutan ‘JJ’ ini tetap memesan minuman. Minuman tersebut kemudian diberikan kepada lawannya.

Kuliah S2 di Seattle University

Meski ayah punya kebiasaan berjudi, namun John Juanda tetap mampu disekolahkannya hingga mengecap pendidikan S2 di Seattle University, Amerika Serikat pada 1996. Mengambil S1 Universitas Oklahoma State jurusan pemasaran dan manajemen dan S2 di Universitas Seattle , pria berdarah Medan ini kini memegang gelar Master of Business Administration (MBA). Walaupun gelarnya ini sangat bisa membuatnya kerja layak di Paman Sam, namun poker menjadi pilihan hidupnya.

Kenal Poker saat di Pesawat

Juanda mulai mengenal permainan poker saat dia menempuh perjalanan ke Amerika untuk melanjutkan pendidikan S1 pada 1990. Di atas pesawat, teman sebangkunya mengenalkan permainan yang menggunakan kartu remi tersebut. Setelah menamatkan pendidikan S1 di Oklahoma State, dia kemudian melanjutkan S2 di Seattle University. Setelah mendapatkan gelar MBA pada 1996, Juanda memilih poker sebagai mata pencariannya.

Awal Mula Judi Profesional

Pada tahun 1999, John Juanda mengikuti kejuaraan WSOP pertamanya, saat itu dia berhasil menduduki peringkat kesembilan dan mendapatkan hadiah uang sebesar USD 1.500. Berawal dari sanalah, pria kelahiran 8 Juli 1971 ini memutuskan untuk menjadi penjudi profesional. Nama John Juanda di dunia Poker sangat disegani, bahkan dalam World Series of Poker (WSOP) yang berlangsung di Inggirs tahun 2008 silam, dalam semalam John bisa mendapatkan uang senilai Rp 19 miliar, sebuah pencapaian yang bikin iri para penjudi-penjudi profesional lainnya.

Turnamen Profesional

John Juanda tercatat mulai mengikuti turnamen poker profesional sejak 1999. Pada saat itu, dia mencatatkan namanya di urutan ke sembilan turnamen World Series of Poker (WSOP) di Amerika. Di turnamen yang telah dimenangkannya sebanyak lima kali tersebut, Juanda berhak atas juara sebesar USD 15.000. Empat bulan kemudian, di turnamen yang sama, dia finish di urutan ke tujuh dan berhak atas hadiah USD 399.600. Tahun 2001 dan 2002, dia menjadi Player of the Year Turnamen Cardplayer Magazine dengan memenangkan empat gelar World Series of Poker, dan satu gelar dari World Poker Open Championship. Pada November 2004, dia menang dalam acara Professional Poker Tour perdana di Kasino Foxwoods di Connecticut. Pada November 2005, dia mendapatkan sekitar US$500.000 di Monte Carlo, Monako setelah memenangkan turnamen “Monte Carlo Millions”. Dalam turnamen tersebut, ia merebut posisi ke-6 dalam “Monte Carlo Millions Main Event”, dan posisi ke-2 di “The FullTiltPoker.Net Invitational Live from Monte Carlo”. Pada Januari 2006, Juanda mengalahkan Jeff Lisandro, Mike Sexton, Barry Greenstein, Tony Bloom, Tony G, dan Phil Ivey untuk merebutkan hadiah utama sebesar A$1.000.000 (US$732.901) dalam acara Crown Australian Poker Championship. Juanda menang dalam “World Series of Poker Europe £10.000 No Limit Holdem Main Event”, dan mendapatkan £868.800 (US$1.580.096) pada tahun 2008. Semingguan kemudian, dia juara ke-2 (kalah dari Jason Mercier) di “European Poker Tour’s London £1 Million Showdown”, sebuah acara tanpa batas taruhan maupun gelar yang dikenal sebagai “£20,000 High Roller event”, dan mendapatkan £327.000 (US$598.770). Dia juga menyelesaikan meja ke-7 (PartyPoker Cruise Season 2) dan ke-8 (Legends Season 5), dan hanya memerlukan dua kali lagi “meja terakhir”. Pada 2014, hasil total dari turnamen langsung yang Ia telah menangkan mencapai lebih dari US$16.000.000. Uang yang telah Juanda hasilkan dalam turnamen langsung di akun WSOP-nya mencapai $4.702.392 dan menempatkannya dalam posisi ke-8 dalam kas WSOP terbanyak sepanjang masa. Tahun 2015, dia terpilih untuk menjadi bagian dari Poker Hall of Fame.

Kemenangan Untuk Amal

John Juanda mengakui jika semua kemenangannya di turnamen poker seluruh dunia tidak lepas dari campur tangan Tuhan. Karena itu pula, sebagai bentuk terima kasih, dia berencana menyediakan perawatan medis gratis bagi masyarakat saat dirinya pensiun bermain poker nanti. Rencananya, uang yang didapatkan bisa membantu sesama umat manusia yang membutuhkan bantuannya terutama soal pengobatan gratis.

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar Pepatah berbunyi malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih mungki...