Senin, 07 Februari 2022

7 Fakta Menarik John Juanda Si Raja Judi Dunia Asal Medan

7 Fakta Menarik John Juanda Si Raja Judi Dunia Asal Medan

John Juanda

Judi menjadi sebuah permainan yang terlarang di Tanah Air. Namun, di luar negeri judi malah bisa jadi profesi dan prestasi. Seperti yang dilakukan pria asal Medan yang pernah dinobatkan sebagai raja judi dunia ini. Ialah John Juanda, seorang profesional poker yang lahir dan besar di Medan, Sumatera Utara. 

Sosok yang masuk Hall of Fame poker dunia pada 2015 itu membuktikan judi khususnya poker, bisa jadi profesi bila dilakukan dengan profesional.

Nama John Juanda pada tahun 2014 lalu pernah menjadi pembicaraan hangat lantaran prestasinya menjuarai World Series of Poker (WSOP). Menurut Pokernews.com, John Juanda tak hanya sekali menjuarai WSOP tapi juga menembus babak akhir sudah lima kali, yaitu pada tahun 2002, 2003, 2008, 2011, dan terakhir 2014. 

Dari prestasinya itu, John mendapatkan hadiah total USD 2.330.926 atau sekitar Rp28 milliar. Itu yang membuatnya menjadi raja judi dunia.

Kenal Judi dari Orangtua

Bagi John Juanda muda, judi bukan hal Sulung dari empat bersaudara ini sering melihat ayahnya bermain berjudi.

Tidak Minum Alkohol

Namun tak seperti ayahnya yang suka mabuk karena menenggak minuman beralkhol, Juanda tidak pernah meminum alkohol saat bertanding poker. Uniknya, meskipun tidak minum, pria yang memiliki sebutan ‘JJ’ ini tetap memesan minuman. Minuman tersebut kemudian diberikan kepada lawannya.

Kuliah S2 di Seattle University

Meski ayah punya kebiasaan berjudi, namun John Juanda tetap mampu disekolahkannya hingga mengecap pendidikan S2 di Seattle University, Amerika Serikat pada 1996. Mengambil S1 Universitas Oklahoma State jurusan pemasaran dan manajemen dan S2 di Universitas Seattle , pria berdarah Medan ini kini memegang gelar Master of Business Administration (MBA). Walaupun gelarnya ini sangat bisa membuatnya kerja layak di Paman Sam, namun poker menjadi pilihan hidupnya.

Kenal Poker saat di Pesawat

Juanda mulai mengenal permainan poker saat dia menempuh perjalanan ke Amerika untuk melanjutkan pendidikan S1 pada 1990. Di atas pesawat, teman sebangkunya mengenalkan permainan yang menggunakan kartu remi tersebut. Setelah menamatkan pendidikan S1 di Oklahoma State, dia kemudian melanjutkan S2 di Seattle University. Setelah mendapatkan gelar MBA pada 1996, Juanda memilih poker sebagai mata pencariannya.

Awal Mula Judi Profesional

Pada tahun 1999, John Juanda mengikuti kejuaraan WSOP pertamanya, saat itu dia berhasil menduduki peringkat kesembilan dan mendapatkan hadiah uang sebesar USD 1.500. Berawal dari sanalah, pria kelahiran 8 Juli 1971 ini memutuskan untuk menjadi penjudi profesional. Nama John Juanda di dunia Poker sangat disegani, bahkan dalam World Series of Poker (WSOP) yang berlangsung di Inggirs tahun 2008 silam, dalam semalam John bisa mendapatkan uang senilai Rp 19 miliar, sebuah pencapaian yang bikin iri para penjudi-penjudi profesional lainnya.

Turnamen Profesional

John Juanda tercatat mulai mengikuti turnamen poker profesional sejak 1999. Pada saat itu, dia mencatatkan namanya di urutan ke sembilan turnamen World Series of Poker (WSOP) di Amerika. Di turnamen yang telah dimenangkannya sebanyak lima kali tersebut, Juanda berhak atas juara sebesar USD 15.000. Empat bulan kemudian, di turnamen yang sama, dia finish di urutan ke tujuh dan berhak atas hadiah USD 399.600. Tahun 2001 dan 2002, dia menjadi Player of the Year Turnamen Cardplayer Magazine dengan memenangkan empat gelar World Series of Poker, dan satu gelar dari World Poker Open Championship. Pada November 2004, dia menang dalam acara Professional Poker Tour perdana di Kasino Foxwoods di Connecticut. Pada November 2005, dia mendapatkan sekitar US$500.000 di Monte Carlo, Monako setelah memenangkan turnamen “Monte Carlo Millions”. Dalam turnamen tersebut, ia merebut posisi ke-6 dalam “Monte Carlo Millions Main Event”, dan posisi ke-2 di “The FullTiltPoker.Net Invitational Live from Monte Carlo”. Pada Januari 2006, Juanda mengalahkan Jeff Lisandro, Mike Sexton, Barry Greenstein, Tony Bloom, Tony G, dan Phil Ivey untuk merebutkan hadiah utama sebesar A$1.000.000 (US$732.901) dalam acara Crown Australian Poker Championship. Juanda menang dalam “World Series of Poker Europe £10.000 No Limit Holdem Main Event”, dan mendapatkan £868.800 (US$1.580.096) pada tahun 2008. Semingguan kemudian, dia juara ke-2 (kalah dari Jason Mercier) di “European Poker Tour’s London £1 Million Showdown”, sebuah acara tanpa batas taruhan maupun gelar yang dikenal sebagai “£20,000 High Roller event”, dan mendapatkan £327.000 (US$598.770). Dia juga menyelesaikan meja ke-7 (PartyPoker Cruise Season 2) dan ke-8 (Legends Season 5), dan hanya memerlukan dua kali lagi “meja terakhir”. Pada 2014, hasil total dari turnamen langsung yang Ia telah menangkan mencapai lebih dari US$16.000.000. Uang yang telah Juanda hasilkan dalam turnamen langsung di akun WSOP-nya mencapai $4.702.392 dan menempatkannya dalam posisi ke-8 dalam kas WSOP terbanyak sepanjang masa. Tahun 2015, dia terpilih untuk menjadi bagian dari Poker Hall of Fame.

Kemenangan Untuk Amal

John Juanda mengakui jika semua kemenangannya di turnamen poker seluruh dunia tidak lepas dari campur tangan Tuhan. Karena itu pula, sebagai bentuk terima kasih, dia berencana menyediakan perawatan medis gratis bagi masyarakat saat dirinya pensiun bermain poker nanti. Rencananya, uang yang didapatkan bisa membantu sesama umat manusia yang membutuhkan bantuannya terutama soal pengobatan gratis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar Pepatah berbunyi malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih mungki...