Minggu, 06 Februari 2022

Diduga Gelapkan Ratusan Juta Uang Perusahaan

Diduga Gelapkan Ratusan Juta Uang Perusahaan

BULELENG- Polres Buleleng, Bali, melakukan penangkapan seorang karyawan berinisial NAP (32). Ia diduga melakukan penggelapan uang perusahaan untuk judi online senilai ratusan juta. Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, Rabu (29/12) menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah ada laporan dari pihak perusahaan. "Sebagian uang yang diterima dipergunakan untuk bermain judi online. Jumlah uang sebesar Rp 537.000.000, ditarik tunai oleh pelaku bersama suaminya," katanya.

Terungkapnya aksi penggelapan oleh pelaku, berawal adanya laporan dari perwakilan PT. Komunika Mitra Perkasa yang melaporkan penggelapan uang perusahaan yang dilakukan salah satu karyawannya pada Rabu (15/12) lalu. Setelah menerima laporan tersebut, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan penyidikan, sehingga ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup bahwa peristiwa itu merupakan tindak pidana yang kemudian ditindak lanjuti dengan penyidikan.

Pelaku diketahui selaku kanvaser atau sales dan cara mendapatkan uang perusahaan itu dengan mendatangi langsung server atau langganan pulsa sebanyak dua kali. Dia menyuruh menyetorkan pembayaran saldo pulsa ke rekening BCA milik suami dari pelaku. Sementara, permintaan pembayaran yang pertama dilakukan pada tanggal 11 Desember 2021 sejumlah Rp 300.000.000 dan pembayaran kedua pada tanggal 13 Desember 2021 sebesar Rp 338.000.000.

"Setelah pelaku menerima uang tersebut yang seharusnya diserahkan kepada pihak perusahaan tidak dilakukan dan uangnya tidak disetorkan dan digunakan sendiri," ujarnya. Sementara, dari hasil penyidikan barang bukti yang berhasil diamankan pihak penyidik diantaranya uang tunai Rp 115.000.000, 2 buah kartu ATM Bank BCA dan 1 buah ATM Bank Mandiri dan 1 buah handphone merk OPPO Reno 6. (Kanalbali/KAD)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar Pepatah berbunyi malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih mungki...