Minggu, 06 Februari 2022

Inilah Dewa Judi Black Jack Yang Kalahkan Kasino Di Dunia Nyata

Inilah Dewa Judi Black Jack Yang Kalahkan Kasino Di Dunia Nyata

Dewa Judi Black Jack

Budaya bermain judi kerap kita lihat dan jumpai di berbagai film-film besutan Hongkong. Tapi sebenarnya, Amerika-lah yang punya budaya judi paling mendunia. Bagaimana tidak, kota judi terbesar di dunia ada di negeri Paman Sam, yakni seperti Las Vegas dan Atlantic City. Di dua kota ini sangat mungkin kamu temui para penjudi yang benar-benar berbakat dan ahli.

Para penjudi di Las Vegas dan Atlantic City bukan cuma jago dalam menguasai situasi, namun juga pandai dalam hitungan matematis. Para penjudi tersebut lebih banyak menggunakan logika yang membuat mereka kerap jadi raja dalam arena permainan. Nah, di antara para penjudi hebat di Las Vegas, ada 5 penjudi yang kemampuannya memang diatas rata-rata sehingga sangat layak disebut dewa judi. Penasaran? lanjut baca tulisan ini.

Edward Thorp

Edward Thorp adalah bapak card counting atau penghitungan kartu. Selain itu, Edward Thorp juga seorang penemu sistem penghitungan dan menyandang gelar profesor matematika dan fisika. Pada awal tahun 60, ia dan seorang temannya, Claude Shannon pergi ke Las Vegas karena tertarik dengan permainan Black Jack.

Setelahnya, Edward lalu berpikir keras mencari rumus perhitungan di balik permainan Black Jack. Meski komputer yang ia pakai punya kemampuan yang jauh lebih rendah dengan komputer sekarang, tapi Edward bisa menemukan penghitungan dasar Black Jack melalui sebuah sistem yang ia rancang sendiri. Berkat rumus buatannya, di kesempatan pertama Edward langsung bisa meraup 70 ribu dolar dalam sehari di arena judi Las Vegas. Setelahnya, Edward terus bisa menang dan sempat membuatnya dicurigai berbuat curang dan diusir dari Kasino. Edward sendiri kemudian memutuskan menulis buku pertamanya tentang hitungan matematis judi berjudul ‘Beat Dealer’ pada tahun 1962 yang langsung jadi best seller.

Richard Marcus

Kalau Edward Thorpe terkenal karena kejeniusannya, lain lagi dengan Richard Marcus. Si Richard banyak menang dalam arena judi karena berperilaku curang. Ia akan bermain di meja roulette dan hanya bertaruh dengan tiga buah chip $5. Saat menang, Richard akan berteriak kegirangan karena di bawah chip $5 itu ada tersembunyi chip $500. Tapi jika kalah, maka diam-diam Richard akan mengambil chip $500 tersebut sehingga ia hanya akan merugi sebanyak $15. Sebenarnya trik yang dilakukan Richard ini hanyalah ilusi kecepatan tangan saja, tapi jelas ide yang brilian. Pada akhirnya Richard memang tertangkap dan dihukum, tapi ia setidaknya sudah berhasil mengantongi 5 juta dollar lewat trik ini dari kasino di Amerika.

MIT Blackjack Team

Bagi para penggemar judi Black Jack, mungkin tidak ada yang tidak tahu sepak terjang MIT Blackjack Team ini. Ya, Grup judi satu ini terkenal di seluruh dunia berkat aksinya yang spektakuler saat berada di meja judi. Cerita berawal saat anggota tim MIT ini bertemu di Institut dan Teknologi Massachusetts tahun 90-an. Pertemuan mereka banyak membahas soal perhitungan blackjack dengan memakai sistem berbasis statistik. Kelompok yang beranggotakan para mahasiswa di kampus itu kemudian mengajak seorang investor guna memodali pertarungan perdana mereka di Las Vegas. Tanpa diduga, MIT Blackjack Team ini langsung bisa meraup keuntungan hingga 400 ribu dolar Amerika. Dalam perjalanannya, MI Blackjack Team ini lalu menjajal semua arena judi baik di Amerika maupun Eropa hingga akhirnya berhenti. Namun saat memutuskan pensiun, MIT Blackjack dikabarkan sudah berhasil mengantongi penghasilan sebesar 5 juta dollar AS atau sekitar Rp 73,4 miliar

Tommy Glenn Carmichael

Tommy Glenn Carmichael adalah salah satu orang licik dalam permainan judi slot. Ia selalu punya trik untuk mencurangi mesin slot sehingga membuatnya terus menang. Bahkan meskipun Kasino-Kasino besar mengganti mesinnya, Tommy rela pergi ke pabrik pembuat mesin Kasino dengan menyamar sebagai pelanggan demi melihat sistem yang ada di dalamnya. Setelah mengetahui trik yang ada di dalam mesin, selanjutnya Tommy membuat sebuah alat khusus yang bakal membuatnya menang. Berkat aksinya tersebut, Tommy sukses mengantongi pendapatan sebesar 10 ribu dolar Amerika. Tapi setelah kecurangannya terbongkar, Tommy akhirnya ditangkap dan dijatuhi hukuman.

Ida Summers

Berbeda dengan 4 penjudi kelas dewa diatas, penjudi satu ini adalah seorang wanita yang bernama Ida Summers. Di tahun 60 hingga 70-an, ia berhasil memperoleh keuntungan yang berlipat ganda berkat aksi cerdiknya di meja kasino. Ida Summers diketahui punya teknik khusus dalam menggulungkan meja lawan, yaitu ‘hand mucking’ dan ‘switching in coolers’. Hand mucking adalah teknik menyembunyikan kartu yang sudah dikeluarkan dan akan mengeluarkannya lagi ketika dirasa akan menguntungkan dirinya. Cara tersebut tentu sangat berbahaya pada masa itu karena segala bentuk kecurangan di meja judi tidak se’ramah’ masa sekarang hukumannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar Pepatah berbunyi malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih mungki...