Minggu, 06 Februari 2022

Tips Cegah Anak Kecanduan Main Game Online

Tips Cegah Anak Kecanduan Main Game Online

Di zaman modern ini, ponsel atau smartphone tak hanya menjadi salah satu kebutuhan orang dewasa, tapi juga anak. Ya Moms, di zaman pandemi, membuat proses belajar mengajar masih dilakukan secara online dan membuat anak memerlukan bantuan teknologi komputer, laptop, atau pun smartphone. Tentu tidak masalah jika anak dapat menggunakan ponselnya secara bijak untuk belajar. Tapi, bagaimana jika si kecil justru malah lebih sering menggunakan gadget untuk bermain game? Haruskah orang tua khawatir?

Moms, seperti yang kita tahu, berbagai game online yang tersedia di dalam smartphone dikemas secara menarik, sehingga membuat anak-anak senang untuk memainkannya. Saking asyiknya mereka bermain, bahkan hingga membuatnya lupa waktu. Jika sudah seperti ini, maka Anda perlu berhati-hati, Moms. Jangan sampai si kecil kecanduan main game online. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), anak-anak yang kecanduan game online merupakan masalah yang serius. Oleh sebab itu, WHO pun menetapkan kondisi kecanduan game online sebagai salah satu penyakit gangguan mental yang perlu diwaspadai.

Mengutip Parent Zone, psikolog dari Nottingham Trent University, Dr. Mark Griffiths mengatakan anak disebut mengalami kecanduan game online saat telah memengaruhi 3 hal, yaitu pendidikan, aktivitas fisik dan interaksi dengan teman sebayanya. Selain itu, kecanduan game juga ditandai dengan frekuensi bermain game yang lebih dari 3 kali dalam satu minggu dan lebih dari 2 jam dalam setiap sesinya. Lantas, bagaimana caranya mencegah agar anak tidak kecanduan game online? Yuk, cek beberapa tips ini. Yang Bisa Orang Tua Lakukan untuk Cegah Anak Kecanduan Main Game Online

1. Batasi penggunaan gadget

Sulit rasanya membatasi anak menggunakan gadget ketika kebutuhan belajar mengajar harus dilakukan secara daring seperti saat ini. Sebab, anak diharuskan untuk belajar menggunakan perangkat elektronik seperti komputer dan smartphone. Namun, hal ini tetap perlu dilakukan agar anak tidak semakin terikat dengan ponselnya. Dorong anak untuk menggunakan ponsel hanya pada jam-jam tertentu, misalnya saat dibutuhkan untuk media belajarnya. Dokter anak di Memorial Care Orange Coast Medical Center, Fontain Valley, California, Gina Posner mengatakan anak-anak yang berusia lebih dari 5 tahun disarankan untuk memiliki waktu di depan layar maksimal 1 jam per harinya. Penting bagi orang tua untuk menetapkan batasan yang jelas pada anak saat menggunakan ponselnya, baik itu untuk belajar ataupun bermain game.

2. Jelaskan bahwa game online hanya sebagai hiburan

Meski anak belum sepenuhnya paham, tak ada salahnya untuk mengajaknya berdiskusi tentang fungsi dari smartphone itu sendiri. Beri tahu anak bahwa fungsi utama smartphone adalah sebagai alat yang dapat mempermudah komunikasi dan pendidikannya. Misalnya, untuk menghubungi teman sekolahnya atau mencari referensi tentang tugas sekolahnya di internet. Sementara, game online di dalamnya hanyalah sebuah hiburan untuk mengisi waktu luang.

3. Berikan alternatif kegiatan lain

Alih-alih memarahi anak karena terlalu lama bermain game online, ada baiknya untuk memberikan pilihan kegiatan lain pada si kecil. Cobalah untuk mencari tahu kegiatan lain yang disukai anak, misalnya bersepeda, berenang, berkebun, menggambar atau bermain alat musik. Ajaklah anak untuk melakukan salah satunya saat Anda pikir ia sudah terlalu lama berada di depan layar. Dengan begitu, pikiran anak akan teralihkan dengan kegiatannya yang baru dan melupakan keseruan permainan di dalam ponselnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar

Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar Pepatah berbunyi malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih mungki...